Masuk Bursa Cawalkot Medan, Dahnil Anzar Ingin Fokus Dampingi Prabowo

REKANBOLA –  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku belum terpikir untuk bertarung di Pemilihan Wali Kota Medan Tahun 2020. Meskipun, namanya masuk dalam bursa DPD Gerindra Sumatera Utara.

“Sebagai anak Medan, saya terima kasih dan merasa terhormat atas pernyataan teman-teman Gerindra Sumut. Namun, saya mohon maaf dengan sangat, saat ini saya masih fokus mendampingi Pak Prabowo Subianto,” kata Dahnil saat dikonfirmasi VIVA, Rabu, 19 Juni 2019.

Dahnil bersama Tim BPN lainnya, tengah fokus mencari keadilan melalui gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi. Mantan ketua umum Pemuda Muhammadiyah itu masih fokus untuk mendampingi capres 02 itu.

“Sampai tuntas untuk memastikan hak-hak rakyat untuk demokrasi yang jujur dan adil, dan itu yang sedang diperjuangkan Pak Prabowo dan kami semua,” tuturnya.

Dahnil mengaku belum terpikir maju di Pilkada Kota Medan 2020. Ia ingin fokus mendampingi Prabowo-Sandi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Politik DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso menyebut Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, masuk dalam radar Partai Gerindra untuk Pilkada Kota Medan 2020-2025. Selain Dahnil Anzar, ada nama Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan, dan Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikhwan Ritonga, dalam pembahasan internal Partai Gerindra Sumatera Utara.

“Sudah ada beberapa nama di Gerindra Sumut. Ada beberapa nama lah secara formal dan informal lah,” kata Wakil Ketua Bidang Politik DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso, saat dikonfirmasi VIVA, Selasa 18 Juni 2019.

Namun, Sugiat menegaskan saat ini belum ada keputusan apa pun. Keseluruhan kandidat yang akan bertarung di Pilkada Kota Medan tahun depan, akan diputuskan oleh Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Baca Juga:   Pergerakan Etnis Uighur Semakin Terjepit