Matuidi Mengaku Jadi Korban Aksi Rasisme di Laga Lawan Cagliari

Rekanbola – Gelandang Juventus Baise Matuidi mengaku menjadi korban aksi rasisme saat melakoni pertandingan melawan Cagliari.

Juve menjalani pertandingan melawan Cagliari tersebut di giornata 20 Serie A di Sant’Elia, Minggu (07/01). Bianconeri sendiri berhasil menang tipis dengan skor 0-1 saat itu.

Insiden itu sendiri terjadi di babak pertama. Pemain asal Prancis itu sendiri juga sempat mengadukan masalah tersebut pada wasit sebelum jeda babak pertama.

Setelah itu, Matuidi pun mengangkat masalah tersebut ke permukaan via akun Facebook miliknya. Dan meski mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan, eks pemain PSG ini mengaku tetap tegar.

“Terima kasih atas semua pesan Anda. Hari ini saya mengalami aksi rasisme selama pertandingan,” tulis gelandang berusia 30 tahun itu.

“Orang-orang lemah mencoba untuk mengintimidasi dengan kebencian. Saya bukan pembenci dan hanya bisa merasa kasihan untuk orang-orang yang memberi contoh buruk.”

“Sepakbola adalah cara untuk menyebarkan kesetaraan, semangat dan inspirasi dan inilah sebabnya saya berada di sini. Perdamaian. #equalgame.”

Itu bukan insiden rasisme pertama yang dialami oleh Matuidi. Ia sebelumnya juga mendapat perlakuan tak mengenakkan di pertandingan melawan Hellas Verona.

Akibatnya, FIGC pun menghukum Verona dengan menutup separuh stadion. Mereka juga menjatuhkan denda untuknya.

BACA JUGA :

Hasil gambar untuk MInion logo

 

Baca Juga:   Soal Mafia Bola, Presiden Jokowi: Habisi!