Melantai di Bursa, Bos Xiaomi Kantongi Bonus Rp 21 Triliun

REKANBOLA – Perusahaan seringkali memberikan bonus kepada pegawainya ketika perusahaannya mencapai target. Ada juga karyawan yang telah berkontribusi baik kepada perseroan.

Cara ini juga dilakukan oleh Xiaomi untuk mengapresiasi peran pegawainya.

Dilansir dari Next Shark, Kamis (28/6/2018), produsen gawai asal Tiongkok ini memberikan bonus yang fantastis kepada pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun. Bonusnya terbilang ‘lumayan’, yaitu saham senilai US$1,5 miliar (Rp21,24 triliun).

Perusahaan memberikan bonus kepada Lei Jun sebagai ucapan terima kasih karena kontribusinya membesarkan Xiaomi.

Namun, sebuah sumber menyebutkan penghargaan ini tak terkait dengan kinerja Xiaomi, seperti target perusahaan tahun depan dan kinerja saham perusahaan setelah melantai di bursa bulan depan.

Setelah IPO, saham Lei Jun di Xiaomi akan bernilai US$1,79 miliar (Rp23,56 triliun).

Sekadar catatan, bonus yang diterima Lei Jun ini masih kalah daripada bonus yang diterima CEO dan pendiri Tesla, Elon Musk. Musk mendapatkan hadiah saham senilai US$2,6 miliar (Rp36,83 triliun) dari perusahaan.

Ini Makna Perusahaan Baik dan Hebat Versi Bos Xiaomi

Xiaomi

Xiaomi baru saja mengadakan konferensi pers di Hong Kong yang dihadiri petinggi mereka.

Donovan Sung, Juru Bicara Global Xiaomi, memberi sedikit kabar yang menampilkan foto dan kata-kata emas yang disampaikan pemimpin Xiaomi.

Dalam kesempatan itu, CEO Xiaomi Lei Jun berkata ada perbedaan antara perusahaan baik dan hebat. Ia menyebut perusahaan yang baik mendapatkan uang, sementara perusahaan hebat adalah yang memenangkan hati para pengguna.

Selain itu, ada kabar gembira lain dari Xiaomi, yaitu keberhasilan mereka menjual seri Mi 8 sebanyak lebih dari 1 juta unit sejak peluncurannya pada awal Juni ini.

Sung turut membagikan kabar itu di akun Twitter miliknya.

“Berbagi berita luar biasa. Seri Mi 8 pertama kali dijual pada 5 Juni. Hanya dalam 18 hari kemudian, kami telah menjual lebih dari 1 juta unit!” ucapnya.

Baca Juga:   Kian Besar Transaksi, Potensi Macet Koin Digital Tinggi

Tidak tanggung-tanggung, Xiaomi sampai menggandeng mantan anggota EXO Kris Wu dalam mempromosikan seri flagship ini.

Seri Mi 8 memang spesial karena menjadi simbol perayaaan hari jadi Xiaomi yang ke delapan. Ada tiga produk pada seri ini, yaitu Mi 8, Mi 8 SE, dan Mi 8 Explorer Edition.

Xiaomi Jadi Perusahaan Pembuat Telepon Termahal di Dunia

Xiaomi

Resminya IPO Xiaomi berpotensi membuat perusahaan menjadi pembesut ponsel paling mahal di dunia.

Mengutip Bloomberg, Minggu (24/6/2018), sebelumnya rencana Xiaomi untuk melantai di bursa Hong Kong sedikit tertunda karena adanya perbedaan valuasi antara perusahaan dengan otoritas bursa.

Berdasarkan informasi yang didapat oleh Bloomberg dari orang yang terlibat dalam IPO tersebut, Xiaomi mematok Price To Earning Ratio (PE) mencapai 51,3 kali.

Jika hal ini benar maka akan menjadi IPO vendor peralatan komunikasi global tertinggi di dunia.

Xiaomi memang mencoba untuk mencapai valuasi saham lebih tinggi dari Apple Inc. Bahkan, valuasi tersebut juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan perusahaan premium China lain seperti Tencent Holdings Ltd dan Alibaba Group Holding Ltd.

Bank yang mengatur IPO Xiaomi menyatakan bahwa perusahaan mengalami pertumbuhan yang cepat yang dimulai dari ponsel pintar yang kemudian saat ini sudah merambah kepada barang-barang pendukung smart home dan layanan internet. Perusahaan mampu mengumpulkan keuntungan yang besar.

Analis dari Morgan Stanley, yang merupakan salah satu penjamin emisi IPO, berpendapat bahwa saham perusahaan sudah tentu akan menguntungkan bagi investor karena memiliki fundamental yang bagus.

BACA JUGA :

Baca Juga:   Mendarat di Indonesia, Inilah Harga Oppo Find X