Mendagri hadiri acara pelantikan 40 anggota baru DPRD Kota Malang

Rekanbola – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dijadwalkan hadir dalam Sidang Paripurna Istimewa Pelantikan 40 anggota PAW DPRD Kota Malang, Jawa Timur. Pelantikan akan digelar di Kantor DPRD Kota Malang hari ini.

“Pak Mendagri sudah memastikan hadir untuk menyaksikan proses pelantikan di Malang. Beliau akan didampingi Gubernur Jatim Soekarwo,” ujar Kabiro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai ketika dikonfimasi oleh rekanbola di Surabaya, Senin (10/9).

40 anggota DPRD PAW yang dilantik berasal dari 10 partai politik. Mereka akan menyelesaikan masa jabatan hingga 2019 dan langsung bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, terutama membahas Perubahan APBD 2018 serta RAPBD 2019 untuk Kota Malang.

Berdasarkan data dari Biro Administrasi dan Pemerintahan Pemprov Jatim, berikut nama-nama yang akan dilantik pada hari ini sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019, yaitu dari PDI Perjuangan: Retno Mastuti, Heri Suyanto, Bambang Heri Susanto, Luluk Zuhriyah, Sutikno, Rusman Hadi, Sugiono, Edy Hermanto, dan Yusana Intiyaswati.

Kemudian dari Partai Demokrat: Nawang Nugraning Widhi, Sulastri, Nanik Qurrata Akyunin, Arif Darmawan, dan Fransiska Rahayu Budiwiarti.

Lalu, dari Partai Golkar: Arief Budiarto, Musolli, Eddy Widjanarko, Budianto, dan Retno Sumarah.

Selanjutnya, dari Partai Gerindra: Dharman Susanto, Moch Andhi Mochsoni, Moch Ula, dan Andri Wiwanto.

Anggota dewan PAW dari PPP: Joko Supriono, Abdul Rozaq, dan Achmad Subandiri.

Kemudian, dari PKS: Masduki, Syaiful Ali Fatah, dan Helmi Teguh Yuana.

Lalu, dari PKB: Abdul Wahid, Ike Kisnawati, Siti Aminah Rofii, M Taufik, dan Siswo Waroso.

Fari Partai NasDem Didik Suprayitno, dari PAN: Dito Arief, Ferry Adha Adianto, dan Lookh Makhfudz, serta Partai Hanura R Purwono Tjokro Darsono dan Nicolia Mundzir.

Baca Juga:   Selain Piramida, 9 Destinasi Wisata Ini Wajib Dikunjungi saat Pelesir ke Mesir

Sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang ditangkap KPK terkait kasus suap pembahasan APBD-P 2015. Fungsi DPRD pun stagnan dan tidak dapat dijalankan, lantaran hanya bersisa 5 orang.

Guna pemulihan kembali fungsi DPRD Kota Malang, maka disepakati untuk dilakukan PAW oleh masing-masing partai. Pemberkasan PAW massal pun dilakukan sebelum rencana Sidang Paripurna Istimewa Pelantikan, Senin (10/9).

Sedangkan, satu orang anggota dewan asal Partai Hanura, Yaqud Ananda Gudban telah digantikan Nirma Cris Desinidya dalam proses PAW Juli 2018 lalu. Yaqud yang juga tersandung kasus yang sama terlebih dahulu mundur sebagai anggota DPRD guna pencalonannya sebagai Calon Walikota Malang.