Mengagetkan! Sekilas “Burung Dinosaurus” Itu Tampak Seperti Patung Mengerikan. Tapi Sekalinya Bergerak, Netizen : “Ini Burung Terseram di Muka Bumi!”

Rekanbola – Saat di kebun binatang, kita mungkin pernah lihat seorang staff yang mengenakan boneka di tangannya untuk berinteraksi dengan anak kecil yang datang berkunjung. Staff biasa menggunakan suara aneh dari binatang-binatang untuk berkomunikasi dengan anak-anak.

Namun beberapa pengunjung di kebun binatang Uganda merasa kebingungan saat berkunjung di kawasan burung. Mereka mendengar suara aneh dan perawakan burung yang langka. Mereka kira burung itu hanyalah boneka atau patung biasa, namun faktanya itu adalah seekor burung Shoebill yang langka di dunia!

Shoebill atau yang disebut burung paruh sepatu adalah burung air yang tinggi dan besar. Sekilas, bentuknya lebih mirip dinosaurus atau makhluk dari jaman purba. Paruh burungnyai sangat lebar dan besar seperti sepatu atau mulut paus.

Jika kita melihat dari jauh, mungkin banyak orang berpikir bahwa burung ini hanyalah patung atau boneka. Itu dikarenakan pergerakan burung ini sangat lambat. Shoebill lebih suka menyendiri dan diam mematung untuk mengamati keberadaan mangsa. Burung paruh sepatu ini juga dikenal sebagai jenis burung air yang sangat pendiam.


Burung ini terbilang cukup besar, tinggi mereka dapat mencapai 110cm – 152cm. Apalagi saat mereka melebarkan sayapnya, tak heran banyak orang mengira itu hanyalah sebuah patung atau boneka!


Selain memakan ikan dan katak, burung ini juga suka memakan bayi buaya, kura-kura, ular, dll.

Walaupun ia termasuk burung air, tapi ia tidak bisa berenang karena tumitnya tidak berselaput.


Meskipun perawakan mereka tampak lucu dan unik, namun kekuatan menggigit mereka sanggup menembus kulit tebal buaya, bahkan dianggap sebagai burung paling menakutkan di muka bumi.

Baca Juga:   Singa, Harimau dan Jaguar Kabur, Polisi Jerman Kerahkan Drone


Burung langka ini masih bisa lihat di daerah Sudan dan Zambia. Namun karena kerusakan habitat dan perburuan liar, spesiesnya saat ini hanya berjumlah 5000-8000 ekor lagi di dunia.

 

(Sumber : cerpen.co.id)