Mengaku Sespri Kapolri, Rahmat tipu pengusaha Rp 1 miliar

Rekanbola – Jajaran Unit I Subdit 3 Resmob Polda Metro Jaya mengamankan pria bernama Rahmat Hidayat (33), warga Bojong Sari, Depok, Jawa Barat. Hidayat diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan dengan mengaku sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kanit I Resmob Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward mengatakan, penangkapan itu terjadi pada Rabu 15 Agustus 2018. Di mana pelaku mengaku dapat membantu urusan bisnis.

“Pelaku ini selian mengaku Sespri Kapolri, juga mengaku dapat mempertemukan korban (ER) dengan para petinggi Polri,” kata Malvino kepada rekanbola, Senin (24/9).

Untuk dapat memperlancar pertemuan itu, korban diminta uang sebesar Rp 1 miliar. Kata Malvino, pertemuan itu dimaksudkan untuk memperlancarkan usaha korban.

“Untuk dapat bertemu dengan petinggi Polri tersebut, pelaku meminta uang kepada korban sejumlah Rp 1 miliar. Karena merasa percaya korban memberikan cek secara bertahap sebanyak 3 lembar dengan total Rp 1 miliar,” bebernya.

“Jadi ini soal bisnis. Oleh pelaku diiming-imingi akan bantu urusan bisnisnya. Nanti lebih jelas kita akan rilis ya,” sambungnya.

Atas penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang bukti 1 unit handphone merk Nokia android, 1 unit handphone merk Nokia warna hitam, 1 dompet warna hitam, 1 ATM Mandiri, 1 SIM C, dan 1 unit laptop merk ACER.

“Pelaku kita jerat pasal penipuan dan atau penggelapan, pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya.

Baca Juga:   Polisi ajukan cekal 3 DPO pembobol 14 bank Rp 14 T ke luar negeri