Menhub Kirim Kapal ke Gili Trawangan Evakuasi 45 Korban Gempa 7 SR

REKANBOLA –  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan untuk mengirimkan kapal ke kawasan Gili Trawangan, Lombok. Tujuannya untuk menjemput sekitar 45 orang yang harus dievakuasi usai terjadinya gempa 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami menamdapat informasi bahwa 45 orang, satu keluarga di Gili Trawangan minta evakuasi dan kami kirim kapal KPLP dari Bali ke Gili Trawangan,” kata Budi Karya kepada detikcom, Minggu (5/8/2018).

Tak hanya itu, Budi juga mengatakan dirinya menerima beberapa laporan baik berupa rekaman suara maupun rekaman video terkait permintaan pertolongan pascaterjadinya gempa tersebut. Budi menegaskan pihaknya siap siaga untuk memfasilitasi baik itu untuk megirimkan bantuan maupun untuk evakuasi.

Ada beberapa permintaan berupa rekaman suara maupun video ada masuk 3 sampai 4. Saya sudah tindak lanjuti ke Basarnas, Basarnas standby di sana dan kami support transportasi. Dan ada satu bantuan penyelamatan kami distribusikan ke Basarnas,” kata Budi.

Sementara itu, terkait dengan kondisi bandara baik di Lombok maupun Bali usai gempa, Budi mengatakan memang terjadi beberapa kerusakan kecil. Namun kejadian itu tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan.

Bandara tidak mengalami kendala berarti, artinya penerbangan berjalan normal setelah gempa. Hanya saja di bangunan sedikit mengalami kerusakan, seperti plafon jatuh, sekarang kami lagi perbaki kerusakan kecil itu. Jadi penerbangan tidak terganggu dan pelabuhan juga normal,” kata Budi.

Gempa 7 SR yang berpusat di darat mengguncang kawasan Lombok Utara pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB. BMKG sempat mengeliuarkan peringatan tsunami akibat gempa tersebut, namun pada pukul 20.25 peringatan tersebut dicabut.

Tonton juga ‘BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Warga Lombok Masih Panik’:

Baca Juga:   Begini pendapat istri Wabup Trenggalek melihat sosok Puti

( Sumber : detik.com )