Mentan minta Mendag bersabar kerap disalahkan saat harga pangan naik atau turun

Rekanbola.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjadi pembicara di rapat kerja (raker) Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Hotel Borobudur,Jakarta, Kamis (1/2). Dalam paparannya, Menteri Amran membanggakan salah satu kinerja Kementan yang tidak mengimpor bawang dan jagung dan berhasil melakukan ekspor.

“Sekarang ini bawang kita tidak impor lagi kita sudah ekspor, beras tahun 2016-2017 tidak ada impor. Itu tidak bisa dibantah, jagung puluhan tahun kita impor 3,6 juta ton hari ini 0 dan kita sudah ekspor,” katanya.

Mentan klaim, keberhasilan itu atas sinergi dengan Kementerian Perdagangan. Kedua kementerian tersebut tidak bisa berjalan sendiri. Akan tetapi, keduanya tetap disalahkan mengenai data dan ketika harga mengalami kenaikan.

“Kadang ditanya ‘pak menteri datanya bermasalah’, yang disalahkan kalau harga naik. Datanya bermasalah, wereng ada, tikus ada, ada banjir, sejak kapan tidak ada, selama 72 tahun Indonesia merdeka selalu hadir (permasalahan tersebut),” ujarnya.

Untuk itu Mentan meminta pihak Kemendag tetap sabar meskipun kerap disalahkan berbagai pihak saat kenaikan maupun turun harga bahan pangan.

“Memang Pak Mendag teman-teman Kemendag kita harus sabar ini adalah tempat ibadah di Kementan dan Kemendag. Kenapa? harga Harga naik dimarah harga turun juga kita dimarahi. Harga senang-senang untungnya kurang jadi memang tidak ada tempat untuk kita benar,” tandasnya.

Baca Juga :

Hasil gambar untuk MInion logo

 

Baca Juga:   Pohon Tumbang dan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Disertai Hujan Es di Sleman