Merapat ke Chelsea, Lampard Sudah Dinanti Sederet PR Penting

REKANBOLA – Frank Lampard mungkin bisa memenuhi impiannya menjadi pelatih Chelsea dalam waktu beberapa hari ke depan. Tapi kesampingkan itu dulu, sebab pria berumur 41 tahun itu bakalan disambut oleh sejumlah permasalahan yang sedang menimpa The Blues.

Saat ini, perbincangan antara Chelsea dengan Lampard sedang berlangsung. Klub yang menaungi Lampard, Derby County, belum lama ini telah mengizinkan sang juara Liga Europa tersebut untuk menggodanya kembali ke Stamford Bridge.

Kursi kepelatihan Chelsea sedang menanti untuk diduduki oleh Lampard. Tapi tidak hanya itu, ia juga ditunggu oleh setumpuk PR yang harus segera ia tuntaskan. Salah satunya adalah mencari pengganti sosok Eden Hazard.

Pada musim 2018-2019, pemain asal Belgia tersebut memegang peranan penting dan berhasil mengoleksi 21 gol dan 17 assist. Tapi aksinya sudah tak bisa dinikmati lagi musim depan lantaran Hazard memilih hengkang ke Real Madrid.

Masalah tersebut akan terasa semakin berat karena Chelsea sedang menjalani hukuman embargo transfer. Alhasil, Lampard harus menemukan sosok pengganti Hazard dari skuat The Blues yang ada sekarang ini.

Permasalahan lain yang sedang menanti Lampard adalah cedera. Ya, Chelsea menutup musim dengan sejumlah pemainnya yang memenuhi ruang perawatan. Tiga pemain di antaranya adalah material tim utama, yakni Callum Hudson-Odoi, Ruben Loftus-Cheek, dan Antonio Rudiger.

Ketiganya mengalami cedera parah dan mungkin akan melewatkan masa pra-musim, bahkan pertandingan pembuka Premier League. Dengan begitu, Frank Lampard harus melakukan banyak percobaan untuk menemukan pengganti ketiganya.

Problematika Chelsea

Berikutnya, Lampard juga harus mengatasi permasalahan kontrak beberapa pemain. Hudson-Odoi adalah salah satunya. Kontraknya akan berakhir pada tahun 2020 dan belum lama ini ia menolak tawaran berdurasi lima musim dari manajemen.

Baca Juga:   Penghargaan FIFA Best Men, Sergio Ramos dukung Luka Modric

Hudson-Odoi bukan satu-satunya, Willian dan Pedro pun memasuki masa-masa akhir dalam kontraknya. Umur kedua pemain tersebut sudah memasuki kepala tiga dan harus dipikirkan soal regenerasi, tapi dengan masalah embargo transfer, mau tak mau Chelsea harus segera mempertimbangkan keberadaan keduanya.

Terakhir adalah masalah ujung tombak. Pada musim 2018-2019, The Blues diperkuat oleh Olivier Giroud dan Gonzalo Higuain. Meski nama keduanya sering terdengar sebagai penyerang handal, tapi faktanya kontribusi mereka terbilang minim.

Masalah Striker

Giroud sudah menjadi masalah sejak musim lalu, sementara Higuain tidak memenuhi harapan saat masih diasuh Maurizio Sarri. Dan khusus Higuain, ia akan dipulangkan ke Juventus karena masa pinjamannya akan berakhir per 30 Juni nanti.

Beruntung, Chelsea masih memiliki Tammy Abraham dan Michy Batshuayi yang sedang dipinjamkan ke klub lain. Ketiganya diyakini bakal bertahan dan Lampard harus segera menemukan siapa yang terbaik di antara ketiganya.

Jangan lupa, masih ada juga nama Alvaro Morata. Penyerang berumur 26 tahun itu dipinjamkan ke Atletico Madrid pada bulan Januari lalu. Tapi sepertinya ia tak tertarik melanjutkan kiprahnya di Inggris dan ingin bertahan di Spanyol.