Milan Kalah, Gattuso Akui Juventus Tampil Lebih Baik

Rekanbola – AC Milan menelan kekalahan pahit saat menjamu Juventus pada pekan ke-12 Serie A 2018/19, Senin (12/11) dini hari WIB tadi. Meski mendapat dukungan penuh publik San Siro, Milan menyerah dua gol tanpa balas. Gol kemenangan Juve dicetak Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain.

Pertandingan tersebut sebenarnya berjalan cukup seimbang. Juve tampil agresif sejak awal laga dan mampu mencuri gol saat pertandingan belum genap berjalan 10 menit. Setelahnya, Milan mencoba keluar dari tekanan.

Milan sesungguhnya beberapa kali mendapat peluang dari Gonzalo Higuain dan Suso. Higuain bahkan mendapat hadiah tendangan penalti di pengujung babak pertama, sayang eksekusinya masih bisa dibaca Szczesny dengan baik.

Pelatih Milan, Gennaro Gattuso mengakui Juve memang lebih unggul ketimbang timnya. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:

 

Kelebihan Juventus

Menurut Gattuso, Juventus memiliki sesuatu yang tak dipunyai Milan dalam hal fisik maupun mentalitas. Dia menilai pasukannya sudah melakukan yang terbaik dan yang diperlukan untuk melawan Juve, hanya saja Milan memang kalah kelas.

“Beberapa peristiwa mengaburkan jalannya pertandingan tetapi sepanjang laga, Juventus sudah membuktikan bahwa mereka memiliki sesuatu yang lebih dari kami baik secara fisik maupun individu,” ungkap Gattuso di laman resmi AC Milan.

“Tim kami sudah melakukan apa yang seharusnya diperbuat, mereka bermain sebaik mungkin. Ketika anda bermain melawan Juventus anda menghabiskan begitu banyak energi fisik dan mental. Kami aktif. Kami tulus dengan gol kedua mereka.”

 

Aspek Positif

Lebih lanjut, Gattuso menilai ada banyak pelajaran positif yang bisa diambil dari pertandingan tersebut. Menurutnya karakter Milan sudah jauh lebih baik, lebih dewasa dan siap berjuang selama pertandingan meski dalam kondisi kesulitan.

Baca Juga:   Beppe Bozzo: Juventus Tetap Favorit, Inter dan Milan Mengejar

“Ada banyak aspek positif bahkan meskipun kami melakukan semua hal dengan setengah-setengah. Tim kami sudah berubah dalam level karakter, sekarang mereka tahu bagaimana caranya berjuang dan bertahan di lapangan.”

“Namun, kami kehilangan sedikit kelincahan dan teknik, kami harus menggabungkan dua hal itu,” tutup Gattuso.