Milan Ternyata Sempat Punya Niatan Boyong Cristiano Ronaldo

Rekanbola – Eks CEO AC Milan Marco Fassone mengungkapkan bahwa eks bosnya yakni Li Yonghong sempat berniat memboyong Cristiano Ronaldo akan tetapi ide itu justru ditentangnya.

Ronaldo sudah sering disebut-sebut akan cabut dari Real Madridsebelumnya. Ada beberapa hal yang disebut melatarbelakangi hal tersebut.

Salah satunya adalah kasus pajak yang sempat membelitnya. Ronaldo pada akhirnya memang tak kunjung hengkang dan ia malah diprediksi akan pensiun di Santiago Bernabeu.

Namun superstar asal Portugal itu tiba-tiba akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Madrid pada musim panas kemarin. Ia menerima pinangan Bianconeri untuk pindah ke Turin dengan harga sekitar 100 juta euro.

 

Musim Panas 2017

Namun sebelum Juve melangkah pada musim panas kemarin, Milan sebelumnya sudah berniat bergerak lebih dahulu. Tepatnya pada musim panas 2017.

Adalah bos anyar Milan kala itu yakni Li Yonghong yang memiliki ide berani tersebut. Namun sayang idenya digagalkan oleh Fassone sendiri.

“Benar, Li Yonghong menginginkan Cristiano Ronaldo di Milan,” kata Fassone kepada Il Sole 24 Ore.

“Li menginginkan Ronaldo di Rossoneri karena ia yakin ia memiliki kekuatan besar di pasar Tiongkok,” bebernya.

 

Alasannya

Fassone menjelaskan saat itu pihak Milan sejatinya bahkan sudah melakukan kontak dengan pihak agen CR7. Apalagi ada indikasi Ronaldo memang ingin hengkang dari Bernabeu.

Namun pada akhirnya Fassone menolak mendatangkan pemain 33 tahun itu. Masalahnya simpel; dana.

“Pemain itu ingin meninggalkan Madrid. Kami bertemu pada bulan Juli 2017 dengan agennya [Jorge] Mendes untuk memeriksa biaya dan ketersediaannya,” bebernya.

“Saat itulah saya meyakinkan ia untuk melepaskan mimpi: Ronaldo terlalu mahal,” tegasnya.

Baca Juga:   Carrick: Sanchez Memang Cocok Jadi Pemain MU