Motor Listrik Made In Indonesia Masih Jualan 500 Unit per Bulan

Rekanbola-  Jakarta –


Boleh jadi beberapa pabrikan otomotif masih memperkenalkan motor listrik dalam bentuk prototipe. Namun langkah besar sudah dilakukan Viar yang sudah lebih dahulu menjual motor listrik mereka Q1.

Menanggapi hal tersebut, penjualan motor listrik Viar terbilang masih konsisten, dengan mampu terjual hingga 500 unit per bulan. Seperti yang disampaikan Corporate Manager PT Triangle Motorindo, Agen Pemegang merek (APM) Viar Motor, Deden Gunawan.

“Soal retail saat ini kita masih edukasi soal keunggulan motor listrik, karena motor listrik masih penyesuaian. Jadi jualan motor listrik kita Viar Q1 masih sama, masih di kisaran 500-an per bulan,” ujar Deden.

Deden menambahkan, Viar tidak akan berhenti pada Viar Q1. Karena berbagai motor listrik lainnya akan diperkenalkan untuk memenuhi semua kebutuhan pencinta motor listrik di Indonesia.

Sebagai catatan, Viar Q1 sudah diperkenalkan di Indonesia, dengan banderol Rp 16,2 juta. Motor listrik mungil ini diklaim bakal cocok bagi kalangan komuter atau perkotaan.

Perawatan motor listrik ini juga dikatakan tak sulit, arena tanpa mesin yang membutuhkan pelumas. Artinya bengkel hanya butuh untuk mengganti ban saja.

Viar Q1 memiliki sistem penggerak listrik dari Bosch, dengan memiliki daya jelajah 60 km untuk sekali pengisian baterai penuh. Viar Q1 juga memiliki tenaga hingga 800 Watt dengan mampu mencapai kecepatan hingga 60 km/jam.

Baterai motor listrik Viar Q1 mengusung baterai ion lithium dengan siklus pengisian 600-800 kali, dengan kapasitas baterai 2 kwH. Serta hanya butuh waktu 5-7 jam pengisian baterai.

Bicara soal bobot, motor listrik dengan dimensi panjang 1.680 mm, lebar 690 mm, dan tingga 1.220 mm ini memiliki bobot hingga 78,5 kg.
( Sumber : detik.com )

Baca Juga:   Mengajak Jimny Bermain Sejenak di Habitat Asli