Mourinho: Saya Tidak Paham Sepak Bola Menyerang

Rekanbola – Manchester United punya banyak sumber daya pemain yang memungkinkan bermain dengan strategi menyerang. Namun sang pelatih, Jose Mourinho, mengatakan bahwa dirinya lebih berforkus untuk bermain bertahan.

Gaya bermain The Red Devils selama di bawah asuhan Mourinho memang sering menjadi sasaran empuk kritikan publik. Banyak yang berkata bahwa strategi pria asal Portugal itu tidak menarik dan membosankan.

Padahal, jika melihat susunan pemainnya, Manchester United sebenarnya punya kualitas untuk memainkan sepak bola menyerang. Hal itu pun dianggap mematikan potensi beberapa pemain, seperti Alexis Sanchez dan Paul Pogba.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

 

Tak Paham Menyerang

Pendekatan Mourinho terhadap permainan juga menghasilkan rentetan hasil buruk pada musim ini. Laporan mengenai pemecatannya pun tetap ada walau The Red Devils sempat meraih kemenangan atas Newcastle dulu.

Tetapi, eks nahkoda Chelsea tersebut tidak tertarik untuk mengubah gaya bermainnya menjadi menyerang. Sebab menurutnya, berfokus pada pertahanan merupakan hal yang paling penting.

“Cerita soal sepak bola menyerang – saya tidak paham cerita itu. Karena bagi saya, anda hanya bisa memainkan sepak bola menyerang saat memiliki bola. Saat lawan memiliki bola, anda harus bertahan,” ujar Mourinho dikutip dari Goal.

“Saya ingin tim mengambil bola lawan. Dan anda hanya bisa melakukannya bila lawan kehilangan bola, mengambilnya kembali, atau membuat lawan melakukan kesalahan. Untuk itu, anda harus bertahan,” lanjutnya.

 

Kunci Permainan

Dalam pandangannya, tim bisa memainkan banyak cara jika memiliki bola dalam penguasaannya. Selain itu, strategi tersebut akan beradaptasi dengan kualitas yang dimiliki oleh pemainnya.

“Saat anda memiliki bola, anda bisa bermain dengan cara berbeda dan secara wajar beradaptasi dengan kualitas pemain. Itu yang saya inginkan,” tambahnya.

Baca Juga:   4 Pemain yang Bisa Menyusul Daniel James ke Manchester United

“Kami mencoba [bermain seperti itu]. Kuncinya adalah pemain bisa melakukannya,” tutupnya.

Dengan demikian, strategi yang sama tampaknya akan terlihat kala MU berhadapan dengan Chelsea pada hari Sabtu (20/10) malan nanti. Partai lanjutan Premier League itu sendiri akan berlangsung di Stamford Bridge, London.