Mudik ke Purwokerto, Saatnya Selfie di Jembatan Kaca Keren Ini

REKANBOLA – Mudik ke Purwokerto, ajaklah keluarga ke taman ini. Namanya Caping Park, tempat asyik untuk menikmati Purwokerto dari ketinggian. Ada jembatan kacanya juga!

Di sini adalah tempat terbaik melihat indahnya Kota Purwokerto, Banyumas dari ketinggian sambil menikmati sunset dan sunrise. Yaitu dari jembatan kaca (Selfie Deck) pertama di Jawa Tengah yang posisinya menjorok dia tas bukit Caping Park.

Caping Park berlokasi di Jalan Raya Baturraden Barat tepatnya di Desa Kebumen, Baturraden, Banyumas.

 

Baca Juga :

 

“Jembatan kaca menggunakan tempered glass impor untuk membangun jembatan kaca,” kata General Manager Objek Wisata Caping Park Prayitno kepada detikTravel, Jumat (8/6/2018) kemarin.

Menurut dia, setiap lembar kaca tempered berukuran 2 x 2,5 Meter itu mampu menahan beban hingga 1 ton, sehingga aman bagi wisatawan yang hendak berswafoto di atas jembatan.

Luas lahan di sini mencapai 47 Hektar dan baru dikembangkan untuk wisata seluas 10 Hektar yang terbagi atas 5 Hektar untuk Caping Park dan 5 Hektar untuk agrowisata.

Para pengunjung tidak hanya disuguhi panorama yang indah dengan jembatan kaca, tapi juga terdapat 12 titik spot berswafoto dengan latar belakang kota Purwokerto dance juga jejeran pegunungan yang ada di lereng Gunung Slamet.

Selain itu juga, objek wisata ini menawarkan wisata edukasi bagi anak-anak, yakni mengenalkan mereka dengan kelinci, kambing, unggas, dan sapi. Mereka juga diajak berinteraksi langsung bersama hewan dengan cara memberikan makan.

Baca Juga:   10 Foto Atlantic Ocean Road, jalan ekstrem 2 meter di atas samudera

“Anak-anak dapat mempelajari cara perawatan binatang-binatang tersebut seperti cara merawat kelinci yang terdiri atas berbagai jenis di antaranya fuzzy lop dan flemish giant,” jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk operasional wisata ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB- 23.00 WIB. Namun untuk sementara objek wisata ini buka hingga pukul 20.00 WIB karena pembangunan baru mencapai 80 persen. Harga tiket masuknya sebesar Rp 20 ribu untuk hari biasa dan Rp 25 ribu pada akhir pekan atau hari libur.

“Kalau malam semua terinstalasi dengan lampu dan terintegrasi dengan lighting-lighting yang sedemikian rupa,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, untuk menghadapi lebaran pihaknya menargetkan jumlah kunjungan ke obyek wisata Caping Park’ bisa mencapai 50 ribu pengunjung.

“Kalau target kami sampai dengan lebaran mencapai 50 ribu pengunjung,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, R Dwi Hana Satria Wibawa dari Paguyuban kakang mbekayu Banyumas mengatakan jika objek wisata berhawa sejuk tersebut tidak hanya menampilkan pemandangan alamnya, tapi juga wisata edukasi untuk anak-anak.

“Caping Park tidak hanya menampilkan pemandangan alam, tapi juga ada edukasi dan bisa kasih makan hewan. Ini baru pertama di Banyumas,” jelasnya.

Pengunjung lainnya, Anggarini mengatakan jika dirinya sangat penasaran dengan jembatan kaca pertama di Jateng. Karena untuk berada di jembatan kaca tersebut sangat menantang adrenalin.

“Penasaran ada jembatan kaca pertama di Jateng. Menantang adrenalin saat jalan di jembatan kaca,” ujarnya.

(Sumber : DETIK.COM)