Novak Djokovic Melaju Ke Final Keenam Di Cincinnati

rekanbola – Namun, setelah memetik kemenangan 6-4, 3-6, 6-3 atas petenis berkebangsaan Kroasia, Marin Cilic, Djokovic tidak puas dengan melenggang ke final keenam di Cincinnati. Sekali lagi ia mendapati dirinya menghadapi peluang untuk memenangkan gelar pertamanya di Cincinnati.

Setelah mengatasi juara di Cincinnati musim 2016, Cilic, Djokovic akan berusaha untuk akhirnya bisa memenangkan semua gelar turnamen Masters ketika berhadapan dengan Roger Federer atau David Goffin di final. Djokovic hanya terpaut satu kemenangan lagi untuk menjadi petenis putra pertama yang mampu memenangkan kesembilan gelar turnamen Masters.

“Bermain di Cincinnati akan menjadi tantangan terbesar, tanpa diragukan lagi, terutama di sini, karena ia telah mendominasi turnamen ini,” tutur Djokovic mengenai pertemuan potensial melawan Federer di final.

“Ia (Federer) mengalahkan saya beberapa kali di final. Yang pasti ia merasa luar biasa di kondisi seperti ini dan di lapangan ini. Tetapi ia harus memenangkan semifinalnya terlebih dulu dan kita akan lihat apa yang akan terjadi.”

Satu hari setelah hujan membuatnya memenangkan dua pertandingan dalam satu hari, Djokovic membutuhkan waktu 2 jam 32 menit untuk menumbangkan Cilic. Djokovic memasuki laga semifinal tersebut dengan catatan 14-2 melawan Cilic, tetapi Cilic memenangkan dua pertemuan terakhir mereka di Paris musim 2016 dan di final Queen’s Club musim ini.

Cilic berusaha memetik kemenangan atas Djokovic untuk kali ketiga secara beruntun, tetapi Djokovic menolak untuk menyerahkannya begitu saja dengan merebut set pertama. Cilic lalu membuat kejutan setelah ia berhasil merebut set kedua dan memaksakan set penentu.

Djokovic sempat kehilangan ritme permainannya, tetapi hal itu tidak berlangsung lama. Ia bahkan mendapatkan break krusial demi kedudukan 5-3. Djokovic akhirnya menyelesaikan pertandingan melalui match point keduanya.

Baca Juga:   Stefanos Tsitsipas Bersemangat Hadapi Tantangan Roger Federer

“Di pertandingan sebelumnya saya mendapatkan break krusial pada kedudukan 4-3 di set ketiga, dan kali ini pun pada kedudukan 4-3 di set ketiga. Tetapi saya tidak hanya memejamkan mata dan hanya menembakkan pukulan. Saya berusaha bermain dengan cerdas secara taktik dan memainkan pukulan-pukulan tertentu yang akan menempatkan saya di posisi yang lebih baik daripada lawan saya,” jelas Djokovic.