Nyaris Tumbang, Allegri: Juventus Butuh Pengingat

REKANBOLA – Juventus nyaris saja tumbang dalam laga perdananya di Serie A musim 2018/2019 kontra Chievo, Sabtu (18/8) malam tadi. Sang pelatih, Massimiliano Allegri, menjadikannya kemenangan ini sebagai pengingat untuk timnya.

Bermain di Marcantonio Bentegodi, Juventus membuka kemenangan terlebih dahulu melalui aksi Sami Khedira. Namun Chievo bereaksi dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 berkat gol Mariusz Stepinski serta Emanuele Giaccherini.

Gol bunuh diri Mattia Bani membuat kedudukan seimbang 2-2. Detik-detik akhir pertandingan, giliran Federico Bernardeschi yang menjebol gawang Chievo dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2 untuk Bianconeri.

Kecewa dengan Penampilan Timnya

Kecewa dengan Penampilan Timnya

Walaupun berhasil memetik tiga poin, namun Allegri menunjukkan rasa kecewa terhadap penampilan anak asuhnya. ia menganggap timnya menurunkan tingkat kewaspadaaannya pada laga tersebut.

“Kami sedikit menurunkan kewaspadaan, bahkan dalam operan kami. Karena kami merasa pertandingan telah berada di genggaman dan juga menurunkan tempo permainan,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia usai laga.

“Anda membiarkan lawan menekan, bertahan dengan buruk, dan sangat terlihat akan kebobolan,” lanjutnya.

Menjadi Pengingat Juventus

Menjadi Pengingat Juventus

Meskipun begitu, pelatih berumur 51 tahun tersebut tetap bersyukur bisa memetik kemenangan dari laga yang sulit itu. Ia menjadikan hasil ini sebagai pengingat timnya di laga-laga selanjutnya.

“Ini adalah kemenangan yang dibutuhkan, karena kami butuh pengingat sejak awal bahwa setiap pertandingan Serie A berat dan tidak boleh diremehkan,” tambahnya.

“Yang terpenting pada babak awal adalah membawa pulang poin,” pungkasnya.

Setelah ini, Allegri bersama anak asuhnya akan menghadapi Lazio di markas kebanggaannya, Juventus Stadium. Laga tersebut akan berlangsung pada hari Sabtu (25/8) mendatang.

Baca Juga :

Baca Juga:   Bos Basel Anggap Manchester City Tim Tanpa Cela