Pak Polisi, di Kampung Kami Ada Orang Jual Ganja! Ayah dan Anak Ini pun Masuk Sel

Rekanbola – Ulah ayah dan anak yang sudah sama-sama tak lagi muda ini memang tak pantas ditiru. Di usia yang sudah terbilang sangat senja, Abdul Pai (81) dan Nurlen alias Atok (43) masih saja berbisnis haram dengan menjual daun ganja kering.

Alhasil, keduanya ditangkap polisi yang mendapat laporan lewat pesan singkat (SMS). Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, melalui Kasat Narkoba AKP Adi Haryono, dalam keterangannya, Minggu (19/8/2018) membenarkan adanya pengaduan warga dan telah melakukan penangkapan terhadap kedua orang itu pada Sabtu (18/8/2018), sekira pukul 19.30 Wib.

Baca JugaIsrael Kembali Bunuh 2 Palestina dan Lukai 270 Orang

“Keduanya ditangkap di Jalan Nangka, Lingkungan II, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan,” kata AKP Adi Haryono. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan 39 paket terbungkus plastik hitam berisi daun ganja kering dengan berat kotor 127 gram, 1 pack kertas tiktak, uang Rp50.000 dan 1 buah plastik putih ukuran besar.

“Berawal adanya SMS dari masyarakat, tersangka NN alias Atok ini disebut kerap mengedarkan daun ganja di rumah mereka di Jalan Nangka, Lingkungan II, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbbalai Selatan. Begitu hasil lidik A1, maka dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu sedang berdiri didepan rumahnya,” beber Adi Haryono.

Saat polisi datang, lanjut AKP Adi Haryono, Atok coba mengelabui petugas dengan membuang bungkusan plastik warna hitam. Polisi kemudian menyuruh Atok mengambil bungkusan yang ternyata berisi daun ganja kering.

Ketika dilakukan penggledahan badan, bersamaan itu pula anggota kita melihat AP (81) berlari dari dekat pintu membawa plastik putih ke dalam rumah mereka,” lanjutnya. Melihat itu, petugas langsung mengejarnya dan belakangan diketahui bahwa Abdul Pai adalah orangtua dari NN alias Atok.

Baca Juga:   Sudirman Said Bilang Anies Menguat Jadi Cawapres Prabowo

Dari hasil pemeriksaan polisi di lokasi, bungkusan plastik putih yang Abdul Pai tadi ternyata berisikan 38 paket ganja yang dibungkus plastik hitam berbentuk bulat. Hasil interograsi, Nurlen mengaku bahwa ganja itu dibeli dari seorang laki-laki berinisial AK di Kecamatan Sei Nangka, Kabupaten Asahan.

“Keduanya kini diamankan untuk proses pemeriksaan. Tim Opsnal Sat Res Narkoba berupaya melakukan pengembangan dan pencarian terhadap PL,” pungkas Adi Haryono.