PD: Pemerintah Juga Perlu Jelaskan SP3 Kasus Chat Habib Rizieq

Rekanbola – Polisi sudah mengonfirmasi penghentian kasus chat porno Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Tak hanya polisi, pemerintah diminta juga memberi penjelasan secara jernih ke publik.

“Kita menuntut penjelasan pemerintah. Pemerintah, jelaskan saja secara jernih. Rakyat perlu tahu, soalnya ini menjadi kasus yang menyita perhatian publik,” kata Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, kepada detikcom, Minggu (17/6/2018).

Pemerintah perlu menjelaskan perihal perkembangan kasus hukum ini, karena kasus chat porno Rizieq telah menyita perhatian publik. Dinamika kasus Rizieq telah menimbulkan perkubuan di masyarakat, maka SP3 ini juga harus dicegah supaya tidak menimbulkan polarisasi lagi.

“Sebelumnya publik terpecah, ada yang mendukung Habib Rizieq dan ada yang tidak. Kini setelah SP3, publik bisa pecah juga, ada yang setuju dan ada yang tidak. Polarisasi ini harus dihentikan, maka pemerintah harus menjelaskan kasus ini,” kata Ferdinand.

Perkubuan atau polarisasi ini juga tak bisa dilepaskan dari faktor-faktor politik yang menyertai isu soal Rizieq. Ferdinand mengamati, SP3 ini keluar di tahun politik Pemilu. Sebelumnya, para tokoh politik juga menemui Rizieq di Mekah Arab Saudi. Meski begitu, Ferdinand memilih tak terlalu cepat menarik kesimpulan.

“Meskipun aromanya ke politik, tapi saya tidak menduga-duga ini ada intervensi politis. Sekarang kan memasuki tahun politik,” kata Ferdinand.

 

 

(Sumber : detik.com)

Baca Juga:   Perekaman KTP-el, Dukung Program SIN Sekaligus Bantu KPU