Pelatih Real Madrid Dukung Pemakaian VAR

Rekanbola – Pemakaian VAR di La Liga pekan ini mengalami perdebatan sengit. Sebab, ada beberapa kejadian yang menimbulkan kontroversi. Namun, pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, merasa VAR penting untuk sepakbola.

Pemakaian VAR mulai mendapatkan banyak pujian pada Piala Dunia 2018 yang lalu. Meskipun, di sisi lain juga masih menuai banyak kontroversi. Salah satunya karena adanya waktu cukup lama yang dibutuhkan wasit untuk ambil keputusan.

Meskipun masih menuai pro dan kontra, VAR akhirnya mulai diterapkan di beberapa kompetisi elit Eropa. Salah satu kompetisi Eropa yang menerapkan VAR yakni La Liga, kompetisi kasta paling tinggi di Spanyol.

Memasuki pekan kelima La Liga musim 2018/19, beberapa kontroversi terjadi. Salah satunya adalah kartu merah yang diterima oleh pemain belakang Barcelona, Clement Lenglet, pada laga lawan Girona akhir pekan lalu.

 

Madrid Dukung VAR

Menurut Lopetegui, menghadirkan kesempurnaan dalam sepakbola, dalam hal ini terkait keputusan wasit, adalah perkara yang mustahil. Namun, upaya untuk mengarah ke sana bisa dilakukan dengan pemakaian teknologi yakni VAR.

Dengan bantuan video, menurut Lopetegui, bisa membantu wasit untuk lebih yakin saat mengambil keputusan. Mantan pelatih timnas Spanyol ini pun mendukung pemakaian VAR di ajang La Liga pada musim 2018/19 ini.

“Saya tidak bisa menjawab pendapat orang lain, tapi saya percaya jika VAR bisa membantu wasit dalam setiap insiden yang meragukan. Kesempurnaan memang mustahil, tapi saya percaya itu sistem yang baik,” sambungnya.

 

VAR Mulai Jamah Eropa

Pemakaian VAR di La Liga sebelumnya juga mendapat dukungan dari pelatih timnas Spanyol yakni Luis Enrique. Sama seperti Lopetegui, Enrique merasa pemakaian VAR bisa membuat jelas hal-hal yang masih diragukan oleh wasit.

Baca Juga:   Batshuayi Masih Berpeluang Bertahan di Chelsea

Sementara itu, La Liga bukan satu-satunya kompetisi yang memakai VAR pada musim 2018/19 ini. Serie A di Italia juga sudah menerapkannya untuk musim ini. Begitu juga dengan Bundesliga. Kabarnya, Premier League juga akan memakainya musim depan.