Pemerintah dorong UMKM manfaatkan fintech untuk pinjaman modal usaha

REKANBOLA – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu industri yang terus didorong untuk berkembang oleh pemerintah. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan mendorong UMKM untuk bisa go online alias memasarkan produk melalui internet lewat sarana market place.

Selain itu, pemerintah pun mendorong makin banyaknya sumber modal bagi UMKM. Sebab jika UMKM makin mudah mengakses permodalan, maka akan mudah baginya untuk mengembangkan usaha.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary, mengatakan opsi sumber modal yang dapat diambil pelaku UMKM adalah lewat berbagai produk financial technology (fintech). Suku bunga pinjaman di fintech pun tidak terlalu berbeda jauh dengan perbankan.

“Sekarang ada fintech. Hampir sama (suku bunga) kok perbankan,” kata dia, di acara ‘UMKM go online’, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (28/9).

Meskipun demikian, dia tetap meminta pelaku bisnis UMKM selektif dalam memilih fintech yang akan dijadikan sumber modal usaha. Hal ini untuk menghindari terjadinya hal yang akan merugikan pelaku usaha sendiri. “Tapi memang kita mesti hati-hati pada saat ditawarkan fintech,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong UMKM agar meminjam dari fintech yang sudah terjamin kredibilitasnya, yakni yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Harus yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kan fintech terdaftar juga di OJK. Tidak khawatir,” tandas dia.

 

Baca Juga:   Darmin Panggil Enggar dan Rini Soemarno Bahas Impor Beras