Pemkot Jakpus: Pemangku Kepentingan Perlu Waspadai Banjir

Rekanbola – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menekankan empat hal terkait antisipasi banjir di Jakpus tahun 2018 terutama oleh para pemangku kepentingan.

Wali Kota Jakpus, Bayu Meghantara mengatakan agar masing-masing pemangku kepentingan (stakeholder) tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana banjir.

“Apabila terdapat tanda-tanda ataupun tingkat intensitas hujan yang tinggi, saya harapkan untuk segera melapor ke posko untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut,” ujar Bayu di Jakarta pada Senin (19/11).

Kedua, pihaknya mengimbau seluruh dinas terkait agar selalu dalam keadaan siaga serta mengoptimalkan koordinasi secara cepat dan tepat untuk mengamankan serta meminimalisisasi dampak yang mungkin terjadi.

Ketiga, pemeriksaan kesiapan seluruh peralatan serta dukungan logistik untuk mengantisipasi secara dini apabila terjadi bencana.

Terakhir, Bayu mengimbau seluruh masyarakat di Jakarta Pusat untuk turut berperan aktif dalam meminimalisasi dampak bencana yang mungkin akan terjadi, antara lain melalui gotong-royong membersihkan saluran air, selokan dan membersihkan lingkungan sekitar.

Selain itu, Pemkot Jakpus menyiagakan pompa-pompa untuk menangani genangan yang seringkali terjadi di sekitar Underpass.

Memasuki musim penghujan, DKI Jakarta mempersiapkan segala persiapan dan penanggulangan bencana, seperti di Jakarta Pusat.

Pihak pemkot mengaku siap lakukan mitigasi bencana terutama banjir, mulai dari personel gabungan dari komandan rayon militer (Danramil) hingga Tagana Jakpus, serta perlengkapan penyelamatan yang terdiri dari perahu karet, mobil ambulance, mobil pompa dan alat kesehatan.

Baca Juga:   64% Perempuan Indonesia Utamakan Keamanan Kosmetik