REKANBOLA – Tammy Abraham enggan melanjutkan kiprahnya di klub lain sebagai pemain pinjaman. Pada musim depan, pemain berumur 21 tahun itu menggenggam tekad erat untuk merebut hati pelatih yang sedang dirumorkan akan Chelsea, Frank Lampard.

Tammy adalah pemain binaan tim muda Chelsea, dan telah ‘lulus’ pada tahun 2016 lalu. Di bulan Mei, ia sempat diberi kesempatan oleh Guus Hiddink untuk melakoni dua laga pertamanya bersama tim senior The Blues.

Setelah itu, ia lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai perantau di berbagai klub seperti Bristol City, Swansea City, hingga terakhir Aston Villa. Prestasi terbaiknya sejauh ini adalah sukses mengantarkan Aston Villa kembali ke divisi tertinggi di Inggris, Premier League.

Pada akhir bulan Juni ini, masa pinjamannya akan berakhir dan Tammy bakalan kembali ke pelukan Chelsea. Berbeda seperti musim-musim sebelumnya, kali ini Tammy punya peluang besar untuk unjuk gigi bersama Chelsea di ajang Premier League.

Seperti yang diketahui, The Blues saat ini sedang dihadapkan dengan hukuman embargo transfer. Hukuman tersebut seolah menjadi kabar buruk. Jika Gonzalo Higuain kembali ke Juventus, praktis Chelsea hanya punya satu penyerang murni di dalam diri Olivier Giroud.

Itulah mengapa peluang bagi Tommy Abraham untuk bertahan di Chelsea, yang dikabarkan sedang berupaya memulangkan Frank Lampard, tergolong cukup besar. Ia bisa menjadi opsi di lini depan andai kata Giroud kumat mandulnya.

“Saya merasa siap untuk Chelsea. Sangat siap. Tidak ada masa yang lebih baik untuk seorang pemain muda bisa bertahan di Chelsea. Saya akan mengerahkan segalanya,” tutur Tammy seperti yang dikutip dari Metro.

Yakin Ketajaman Telah Terasah

Pengalaman yang minim sempat membuat Tammy minder untuk menjadi tumpuan Chelsea. Namun kini, setelah membela banyak klub, ia yakin bahwa ketajamannya akan membuat penggemar The Blues terus bersorak.

Baca Juga:   Guardiola Buka Peluang Berkiprah di Tingkat Internasional

“Saya merasa butuh sedikit dorongan, beberapa orang mungkin meminta pengalaman yang lebih banyak,” lanjutnya.

“Lalu pada musim ini, di Aston Villa, saya berada di bawah tekanan keraguan orang-orang apakah saya bisa mencetak gol dan membantu mereka kembali ke Premier League,” tambahnya.

“Saya sudah mencapai tahap itu, menyelesaikannya, dan sekarang saya punya kepercayaan diri penuh dalam mencetak gol untuk Chelsea di Premier League,” tandasnya.

Sebagai informasi, Tammy diberi kesempatan tampil sebanyak 37 kali oleh Aston Villa di divisi Championship. Ia berhasil membukukan 25 gol dan membuatnya bertengger di peringkat dua daftar pencetak gol terbanyak divisi Championship.