Pengidap Hipertrikosis Ditelanjangi di Kenya

Rekanbola – Seorang perempuan pengidap hipertrikosis menuntut dua orang polisi di Huruma, Nairobi, Kenya. Karena memiliki brewok di wajah akibat kondisi langkanya tersebut, ia ditelanjangi oleh para polisi yang menyangkanya laki-laki.

Perempuan bernama Teresiah Mumbi Maina yang bekerja sebagai calo minibus itu ditangkap pada 15 Mei 2018 karena pelanggaran lalu lintas. Berdalih untuk memastikan jenis kelamin, polisi yang bertugas meminta Teresiah untuk membuka pakaian.

“Dua polisi datang dan meminta saya membuka pakaian. Mereka lalu memeriksa saya,” tutur Teresiah, dikutip dari Tuko.co.ke.

Akibat perlakutan tersebut, Teresiah takut kembali bekerja karena khawatir akan menghadapi situasi serupa.

Dikutip dari healthline, hipertrikosis (Hypertrichosis) atau sering disebut werewolf syndrome merupakan kondisi langka yang ditandai dengan pertumbuhan rambut secara berlebihan. Kondisi ini bisa menyerang laki-laki maupun perempuan.

Penyebab pasti hipertrikosis tidak diketahui pasti, namun faktor genetik diyakini turut berperan pada jenis tertentu yang didapat saat lahir. Penyakit dan efek samping obat-obatan seperti steroid penumbuh rambut juga bisa menjadi penyebabnya.

 

(Sumber : detik.com)

Baca Juga:   Golkar: Sampai mati pun Fahri Hamzah tetap PKS