Penjaga Tambak Tewas Dibantai Kawanan Maling

Rekanbola – Seorang penjaga tambak bernama Hasbullah (63), ditemukan tewas Sabtu (18/8/2018) dinihari. Warga Dusun 1, Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ditemukan di lokasi tambak, tak jauh dari kediamannya.

Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Pasaribu, melalui Kasubag Humas AKP AKP Nellyta Isma, menyebutkan, insiden itu terjadi saat Hasbulah sedang menjaga tambak udang milik Sutan Tomok.

Baca JugaPak Polisi, di Kampung Kami Ada Orang Jual Ganja! Ayah dan Anak Ini pun Masuk Sel

Ketika sedang duduk di pos penjagaan di areal tambak udang, tiba-tiba sekawanan maling masuk ke areal tambak. “Mengetahui adanya maling masuk ke areal tambak jagaannya, Hasbullah kemudian memberitahukan hal itu pada temannya Iskandar (50), rekannya sesama penjaga malam,” sebut Nellyta, Minggu (19/8/2018).

Mendapat laporan itu, Iskandar dan Hasbullah keluar dari pos jaga mereka dengan membawa masing-masing sepotong kayu. Keduanya kemudian mendatangi lalu mengusir dan memukuli kawanan maling yang masuk ke lokasi tambak tersebut.

Alhasil, kawanan maling itu kabur meninggalkan tambak. Namun, ketika keduanya merasa aman, ternyata kawanan maling yang lari tadi memanggil teman-temannya lalu melakukan serangan balik ke lokasi tambak. Melihat kedatangan puluhan orang, kedua penjaga tambak itu pun berusaha kabur.

Iskandar berhasil kabur, sementara Hasbullah terkepung oleh penyerang. Menurut Iskandar, malam itu Hasbullah mendatangi dirinya melaporkan adanya kawanan maling masuk ke areal tambak. Kemudian mereka mencoba mendatangi kawanan maling dengan sepotong kayu ditemukan diareal tambak.

Dia (Hasbullah) bilang ada orang masuk ke dalam tambak. Jadi kami kejarlah orang itu,” ujar Iskandar kepada penyidik. Dikatakannya, mereka sempat melakukan pemukulan terhadap seorang maling. Namun tak disangka, kawanan maling melakukan serangan balik sehingga mereka kabur menyelamatkan diri.

Baca Juga:   Bukan Benci, Inilah Alasan Utama Karius Tinggalkan Liverpool

“Begitu berhasil lolos, aku sempat teriak minta tolong, kemudian kawanan maling kabur dengan cara lompat pagar,” terang Iskandar.

Setelah kawanan maling berhasil kabur. Iskandar menemukan Hasbullah mengerang kesakitan memegang kakinya. Iskandar kemudian membawa Hasbullah ke rumah. Namun, tiba di rumah, kondisi Hasbullah mendadak gawat. Keluarga kemudian membawanya ke rumah sakit. Sayang tak lama di rumah sakit, Hasbullah akhirnya meninggal dunia. “Dia bilang sakit kakinya, tapi begitu sampai rumah langsung gawat,” sebut Iskandar.