Penjelasan kubu dokter R yang dituduh cabuli calon perawat

Rekanbola.com – Kasus dokter berinisial R diduga melakukan pelecehan seksual atau pencabulan terhadap calon perawat yakni RZ pada bulan Agustus 2017, di Rumah Sakit NH, yang ada di wilayah Surabaya Barat. Polisi pun terus mendalami dari Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Polisi memanggil korban kembali, termasuk dokter yang diduga sebagai pelaku untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang dilakukan penyidik.

“Materi pemeriksaan itu adalah otoritas dari penyidik,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (30/1) petang.

Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan penyidik itu guna mencocokkan sejumlah data juga alat bukti, selama berbulan-bulan. Seperti mengenai standar operasional prosedur yang pernah dikatakan oleh dokter R.

“Jadi hingga sekarang ini masih statusnya sebagai saksi,” ujar dia.

Secara terpisah kuasa hukum dokter R, Sahrul Borman mengungkapkan, kliennya menjalani pemeriksaan memenuhi dari panggilan penyidik. “Jadi apa yang dilakukan oleh dokter R ini sudah sesuai dengan SOP dari rumah sakit,” kata Sahrul Borman.

Dia menjelaskan, saat kliennya dokter R melakukan pemeriksaan terhadap calon perawat yang menjadi korban itu karena ada keluhan keputihan. Dari situ, dokter R yang ditunjuk oleh pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan terhadap calon perawat.

“Pemeriksaan itu dilakukan pada dubur dan alat kelamin. Dokter R itu memeriksanya menggunakan sarung tangan karet, tangannya dimasukan ke dubur, bukan ke alat kelamin,” ujar dia.

“Jadi sekali lagi, alat kelamin calon perawat itu periksa hanya pada di bagian luar saja. Tangan dokter R tidak dimasukan ke dalam, melainkan tangan itu dimasukan ke dubur saja untuk mengecek,” tambah dia.

Saat dilakukan pengecekan juga pemeriksaan pada dubur maupun alat kelamin, kata Sahrul, calon perawat itu tidak menolak. Hal itu dilakukan sama halnya dengan calon perawat laki-laki maupun perempuan. Secara kebetulan, Dokter R merupakan dokter yang ditunjuk dipercaya pihak rumah untuk melakukan pengecekan ataupun pemeriksaan terhadap calon perawat.

Baca Juga:   Rusia Siapkan Semua Pilihan Untuk Tanggapi Sanksi AS

“Jadi perbedaannya ini tergantung dari keluhan masing-masing calon perawat, saat menjalani pemeriksaan. Kebetulan calon perawat itu ada keluhan saat ditanya, akhirnya Dokter R ini melakukan pemeriksaan,” terang dia.

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo