Penusukan Kacab Bank, Polisi: Pelaku Diduga Bawa Pisau dalam Tas

Rekanbola – Sejumlah kejanggalan yang ditemukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) akhirnya menggiring polisi untuk menetapkan Ririn Seftifiana (34) sebagai tersangka penusukan terhadap Jonny Suwono (43), kepala cabang sebuah bank sekuritas di Kota Kediri.

Salah satunya adalah temuan dua bilah pisau dapur dalam mobil Daihatsu Xenia dengan nopol N 1437 BV yang ditumpangi Jonny dan Ririn. Kedua pisau ini juga sengaja dibungkus plastik pada bagian gagangnya.

Tas yang dibawa Ririn di hari penusukan juga berbeda dengan yang dibawanya sehari-hari. Dalam kesehariannya, Ririn biasa membawa tas berwarna hitam dan berukuran kecil. Namun kala itu, bawahan Jonny tersebut membawa tas berukuran besar dengan warna abu-abu.

“Ada dua bilah pisau, satu untuk digunakan menusuk, satunya ditemukan di bawah kursi dengan gagang pisau terbungkus plastik. Ada juga tas yang biasa ia bawa ditinggal di kantor. Di TKP ukurannya lebih besar dan bisa untuk membawa pisau,” jelas Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih kepada rekanbola, Kamis (27/9/2018).

Kuat dugaan, tas itu sengaja digunakan untuk membawa dua bilah pisau dan pisau yang telah disiapkan Ririn. Selain itu, polisi curiga dengan plastik yang membungkus gagang pisau yang disimpan dalam tas tersebut. Ada kemungkinan itu juga untuk menghilangkan jejak atau sidik jari Ririn bila ia berhasil melakukan tindak kejahatan terhadap Jonny.

“Buat apa gagang pisau dibungkus plastik,” imbuh Hanif.

Akan tetapi Hanif mengungkapkan Ririn sama sekali tidak mengakui tuduhan yang diajukan polisi kepadanya, yaitu membawa pisau di dalam tas dan sengaja melakukan penusukan kepada Jonny.

“Memang pelaku tidak mengakui semua temuan kami dan apa yang kita sangkakan, namun bukti dan temuan fakta kami sudah cukup bukti, pelaku sengaja melukai korban,” pungkasnya.

Baca Juga:   Eropa Tolak Usul Trump untuk Masukkan Rusia ke G7

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, motif sementara di balik insiden penusukan itu adalah urusan hutang piutang di antara Ririn dan Jonny. Menurut pengakuan Jonny, Ririn memiliki hutang uang sebesar lebih dari Rp 100 juta kepadanya.

Namun sekali lagi fakta ini juga disangkal mentah-mentah oleh Ririn.