Penyerang Sopir Bus Sebabkan Kecelakaan Maut di Cipali Diisolasi

REKANBOLA – Polisi mengisolasi Ansor (39), penyerang sopir bus Safari Lux. Penyerangan itu memicu kecelakaan beruntun di Tol Cipali yang menewaskan 12 orang. Ansor mengalami luka dan dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon.

“Ansor terluka. Kita akan pindahkan Ansor ke ruang perawatan isolasi,” ucap Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi kepada awak media di RS Mitra Plumbon Cirebon, Jabar, Senin (17/6/2019).

Rudy mengatakan pihaknya bakal mendalami motif penyerangan yang dilakukan Ansor terhadap sopir bus. Menurut Rudy, Ansor merupakan seorang sekuriti yang bekerja di Gandari Tower di Jakarta.

Rudy mengungkapkan kecelakaan beruntun tersebut diduga disebabkan adanya penyerangan dari salah seorang penumpang terhadap sopir bus Safari Darma Raya. “Kita sudah dapat keterangan dari saksi seorang ibu-ibu duduk di belakang sopir. Saat sopir sedang teleponan dan didampingi kondektur, ada seseorang menyerang mengambil alih kemudi,” kata Rudy.

Sebelumnya, bus Safari Darma Raya dari arah Jakarta melaju ke Cirebon mengalami kecelakaan saat melintas di KM 150 Tol Cipali, Majalengka. Bus tersebut menyeberang dari jalur arah Cirebon ke jalur arah Jakarta dan menabrak tiga kendaraan lain. Akibatnya 12 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka di rawat di RS Mitra Plumbon.

“Total 12 korban yang meninggal dunia, 11 luka berat dan 34 luka ringan,” kata Rudy.

Baca Juga:   Kapolda Lampung Klaim 116 Jenazah Korban Tsunami Sudah Teridentifikasi