Perampok Bersebo Karet Ban di Sei Kepayang Ditembak Polisi

Rekanbola – Personel Polsek Sei Kepayang, Asahan meringkus seorang perampok yang biasa mengenakan sebo karet ban pada setiap aksinya.

Syahrizal als Gandis (33), warga Dusun XI, Desa Sei Kepayang Tengah, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan, ditangkap di kediamannya, Jumat (30/11/2018), sekira pukul 00.15 Wib.

Polisi juga terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki Gandis karea pria itu coba melakukan perlawanan dan melarikan diri saat akan ditangkap.

Kapolsek Sei Kepayang, AKP Syarifuddin, dalam keterangannya Jumat (30/11/2018) siang menyebutkan, penangkapan Gandis berawal dari laporan korban bernomor: LP/89/X/2018/SU Res Ash/Sek Sei Kepayang pada tanggal 15 Oktober 2018. lalu.

Aksi perampokan itu dilakukan Gandis di Pasar Umum Haji Majid, Dusun X, Desa Sei Kepayang Tengah, Kecamatan Sei Kepayang.

“Tersangka memakai ban dalam yang dilobangi untuk mata atau penutup wajahnya,” kata Kapolsek.

Saat itu, Gandis mencegat korbannya yang sedang melintas di Jalan Pasar Haji Majid dan memaksa untuk menyerahkan uang. Karena mendapat penolakan, Gandis kemudian membacok kepala korbannya menggunakan parang panjang.

Beruntung, korban memakai helm sehingga terhindar dari luka. Namun, Gandis kemudian memukulkan gagang parang ke bahu korbannya.

Karena ketakutan, sang korban akhirnya menyerahkan uang sejumlah Rp. 1.620.000 kepada Gandis. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Sei Kepayang.

Menindaklanjuti laporan korban, personel Unit Reskrim Polsek Sei Kepayang kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya, polisi mendapat informasi bahwa terduga pelaku adalah Gandis.

Kamis jelang Jumat dinihari kemarin, polisi kembali menerima informasi bahwa Gandis sedang berada kediamannya di Dusun XI, Desa Sei Kepayang Tengah.

Tak membuang waktu, polisi langsung bergerak menuju ke kediaman Gandis dan berhasil meringkusnya.

Baca Juga:   Timnas Jerman Akan Senang Jika Mesut Ozil Kembali

Selanjutnya, petugas membawa Gandis untuk pengembangan mencari barang bukti parang yang digunakan saat melakukan aksinya. Saat itulah Gandis coba melawan petugas dan melarikan diri. Alhasil, petugas melepaskan tembakan tepat mengenai kaki kirinya.

“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Syarifuddin.