Peringati Hari Pahlawan, DJP Gelar Operasi Mata Katarak Gratis

REKANBOLA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak gratis untuk masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini dilaksanakan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Gedung Dr K.R.T Radjiman Wedyodiningrat, Jalan Jenderal Sudirman Kav 56, Jakarta.

Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengatakan, baksos ini diselenggarakan guna mewujudkan rasa berbagi dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus merayakan Hari Oeang ke-72 yang jatuh setiap 30 Oktober dan memperingati Hari Pahlawan 10 November.

“Kami Direktorat Jenderal Pajak khususnya KPP Wajib Pajak Besar bekerja sama dengan Himbara, Himpunan Bersatu Teguh. Kami menyiapkan tempat dan fasilitas,” ujar dia di KPP Wajib Pajak Besar Sudirman, Jakarta, Sabtu (10/11).

Dia menjelaskan, pasien yang dioperasi kataraknya adalah masyarakat yang mendaftar baik melalui narahubung maupun yang langsung datang ke Gedung Radjiman. Sejak pendaftaran dibuka, tercatat lebih dari 600 pasien yang mendaftarkan diri untuk operasi.

Kemudian pada tahap pemeriksaan hanya 299 pasien yang dinyatakan memenuhi syarat untuk dapat dioperasi kataraknya pada hari ini. Hal-hal yang menentukan kelayakan dioperasi antara lain kondisi kesehatan pasien dan tingkat kematangan katarak.

“Kurang lebih ada 300 pasien dilakukan pengambilan katarak pada hari ini, setelah sebelumnya sekitar 600 orang melakukan pendaftaran, kita screening dulu dan yang memenuhi syarat untuk diambil karataknya 300 pasien ini,” ungkap dia.

Setelah dilakukan operasi pada hari ini, lanjut Robert, pasien akan diminta datang kembali esok untuk melihat hasil operasinya. Kemudian akan dilakukan pemeriksaan lanjutan pada 17 November dan 24 November untuk memastikan operasi yang dilakukan berjalan dengan baik.

Tim medis yang menangani pasien yang dioperasi terdiri dari Dokter Mata berjumlah 20 orang, Dokter Umum berjumlah 2 orang, perawat berjumlah 2 orang, tim relawan medis berjumlah 15 orang dan nonmedis, yaitu para pegawai DJP di gedung Radjiman berjumlah 56 orang dengan dipimpinoleh 6 koordinator.

Baca Juga:   Rumah sakit di Makassar gratis untuk korban bencana gempa Palu dan Donggala

Pegawai selain relawan nonmedis yang terlibat di kegiatan berjumlah 70 orang sebagai panitia, petugas registrasi dan sebagai relawan yang membantu para pasien dan pendampingnya.

“Ini bakti sosial yang tiap tahun dilakukan dalam rangka membantu pasien karatak yang kurang mampu agar bisa melihat lebih baik,” tandasnya.