Pesan untuk Paul Pogba: Tidak Ada Pemain yang Lebih Besar dari Manchester United

REKANBOLA – Mantan pemain Arsenal, Ray Parlour mengecam cara Paul Pogba mengutarakan hasratnya meninggalkan Manchester United. Dia yakin Pogba mengambil cara yang keliru dan bisa menodai hubungannya dengan pihak klub dan publik Old Trafford.

Spekulasi soal masa depan Pogba merupakan salah satu bahasan menarik di bursa transfer kali ini. Kabarnya, Pogba sudah tidak betah di Old Trafford, dia ingin bergabung dengan klub yang lebih baik demi masa depannya.

Real Madrid disebut sebagai peminat utama. Zinedine Zidane bersikeras menginginkan Pogba meski pihak klub masih ragu-ragu. Akhirnya, dewasa ini Florentino Perez mengalah dan bakal mengerahkan seluruh kemampuan Madrid untuk mendatangkan Pogba.

Seakan-akan masih kurang menarik, Pogba justru memanaskan spekulasi ini dengan mengutarakan isi hatinya di depan media. Beberapa waktu lalu, dia berkata ingin mencoba tantangan baru.

“Setelah menutup musim ini dan semua yang terjadi pada musim ini, yang juga menjadi musim terbaik saya pribadi, saya rasa ini waktu yang tepat untuk mencoba tantangan baru di tempat lain,” tegas Pogba.

Sikap Pogba inilah yang dikritik Parlour. Menurutnya, Pogba telah menghina MU dengan berkata demikian. Tidak ada pemain yang lebih besar dari klub, juga bagi Pogba dan MU.

“Akan selalu ada spekulasi di media, anda tidak bisa menghentikan itu sebagai pemain. Ada pembicaraan soal Real Madrid menginginkan dia. Namun, kami sudah pernah memiliki banyak pemain yang mengalami itu di Arsenal, tetapi tak ada satu pun yang berbicara kepada publik: ‘saya ingin meninggalkan klub’,” tegas Parlour kepada talkSPORT.

Kasus Bintang Lain

Parlour berkaca pada kasus Pattrick Vieira beberapa tahun silam. Saat itu Vieira merupakan salah satu pemain terbaik Arsenal, spekulasi soal masa depannya terbilang panas, tetapi dia tidak pernah berulah seperti Pogba.

Baca Juga:   MU Sudah Siap Lepas Pogba

“Jika anda ingin pergi, anda harus selalu melakukannya dengan benar. Arsenal pernah mengalami rumor Pattrick Vieira setiap musim, dia selalu disebut bakal pergi dan kami biasanya hanya bercanda soal itu.”

“Kami datang pada hari pertama latihan pramusim dan dia sudah duduk di sana, dan kami berkata: ‘anda masih di sini, pattrick? Kami kira anda pergi musim panas ini?’.”

“Dan dia akan tertawa, tak ada masalah, jadi ada berbagai cara melakukannya [meninggalkan klub].”

Contoh teranyar adalah ketika Eden Hazard meninggalkan Chelsea. Hazard membuat fans The Blues merelakan kepergiannya dengan mempersembahkan trofi Liga Europa di musim terakhirnya.

“Seperti cara Eden Hazard meninggalkan Chelsea – dia melakukannya dengan benar. Dia menghargai klub. Anda harus menghargai Manchester United, tak ada satu pun pemain yang lebih besar daripada Manchester United,” tandasnya.