Pesawat jet milik Rusia jatuh di Suriah, pilot tewas diserang kelompok ekstrimis

Rekanbola.com –  Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pesawat jet Su-25 jatuh di atas zona de-eskalasi Idlib, Suriah, Sabtu (3/2). Jet tersebut ditembak oleh sistem pertahanan udara portabel (MANPAD). Pilot berhasil keluar dari pesawat dengan cara terjun bebas. Namun saat mendarat, dia dibunuh oleh kelompok teroris Al-Nusra.

Seperti diketahui, Rusia, Turki, dan Iran sepakat membuat Zona de eskalasi, untuk mengakhiri konflik dengan kelompok militan. Zona-zona yang dibentuk mencakup empat kawasan di Suriah yang dikuasai pemberontak yang tidak berkaitan dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Kementerian Pertahanan menambahkan, Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah bersama Turki yang bertanggung jawab atas pembuatan zona de-eskalasi Idlib, mencoba mengambil mayat pilot Rusia tersebut, dilansir dari laman Russia Today.

Kelompok ekstrimis yang terkait dengan militan Al Nusra, Tahrir Al Sham, mengaku bertanggung jawab atas pengrusakan pesawat Rusia tersebut.

Tak hanya kelompok ekstrimis Tahrir Al Sham, kelompok militan lain seperti Jaysh al-Nasr yang juga punya ikatan dengan Free Syria Army, mengaku mengunggah video dan pernyataan tentang pesawat Rusia di akun Twitter milik mereka. Dijelaskan, jet tersebut ditembak jatuh oleh beberapa sistem pertahanan udara.

Kampanye udara Rusia dan pemerintah Suriah mendukung upaya anti terorisme yang sudah berlangsung sejak bulan September 2015 sampai Desember 2017.

Pada bulan Desember, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pangkalan Udara Khmeimim untuk menarik sebagian besar pasukan militer Rusia dari negara tersebut.

 

Baca Juga :

 

Baca Juga:   Kronologi Lengkap Pertempuran TNI Vs KKB, 9 Pemberontak & 3 Prajurit Tewas

Hasil gambar untuk MInion logo