Petr Cech Ungkap Momen Paling Berkesan, Fans Chelsea Pasti Suka

REKANBOLA – Petr Cech akan pensiun pada akhir musim nanti. Kiper Arsenalmantan pilar Chelsea itu memiliki karier yang cemerlang di Inggris.

Cech memperkuat Chelsea periode 2004-2015 sebelum gabung Arsenal.

Selama membela Chelsea, Cech meraih empat gelar Premier League, empat titel Piala FA, juga menjadi kampiun Liga Champions 2011/12 dan Liga Europa 2012/13. Sederet kesuksesan bersama Chelsea itu adalah yang paling berkesan, bukan cuma untuk para fans Chelsea, tapi juga buat pemain yang bersangkutan.

Selama 15 tahun berkarier di Inggris, Cech memilih musim terfavoritnya. Para fans Chelsea pasti suka mendengarnya.

“Musim 2004/05, atau dua gelar di musim 2009/10,” kata Cech dalam acara Football Focus di BBC, seperti dikutip Football London.

Scroll terus ke bawah.

Trofi Paling Bergengsi

“Saya melakukan penyelamatan penalti saat 0-0 di final FA Cup [melawan Portsmouth] dan kami memenanginya. Kami meraih dua gelar. Kami harus memenangidelapan laga terakhir musim itu untuk meraih double, dan kami melakukannya,” lanjut Cech.

“Kemudian 2012, saya bermain begitu bagus sepanjang musim, tapi kami tak bisa memenangi hanya satu pertandingan. Itu membuat Anda bertanya-tanya, apa yang terjadi.”

“Lalu pada akhirnya kami menjuarai Liga Champions, trofi paling bergengsi, yang kami dapatkan ketika semuanya justru terlihat seperti bencana.”

Kepindahan ke Arsenal

Cech juga bicara tentang kepindahannya ke Arsenal, setelah posisinya direbut Thibaut Courtois pada musim 2014/15, ketika dia hanya bermain 16 kali untuk The Blues di semua kompetisi.

“Ada rasa frustrasi, dan saya sudah memperkirakannya. Namun saya juga tahu kalau saya masih terlalu bagus untuk duduk di bangku cadangan,” ungkap Cech.

Baca Juga:   Siapa? Bak Penyihir, Penerus Fabregas Ternyata ada di West Ham

“Lalu datanglah opsi Arsenal, dan saya pikir saya akan mengambilnya.”

Sejak itu, Cech telah memainkan 138 pertandingan untuk Arsenal. Cech pun bakal memainkan laga terakhir sebagai pemain profesional melawan mantan klubnya, yakni ketika Arsenal bertemu dengan Chelsea dalam final Liga Europa di Baku pada 29 Mei mendatang.