Pikap China Jadi Rival Carry, Suzuki Santai

REKANBOLA – Agar tetap bersaing di pasar kendaraan komersial, Suzuki merilis Carry terbaru pada April 2019 lalu. Sejak mengaspal, mobil pikap itu menjadi tulang punggung penjualan Suzuki, dan menjadi yang terlaris di kelasnya.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, dari Januari sampai April tahun ini, penjualan Carry dari pabrik ke diler 12.603 unit, lalu diikuti Daihatsu Gran Max 12.127 unit.

Dalam periode yang sama, Mitsubishi L300 menempati posisi ketiga dengan capaian 9.419 unit. DFSK Supercab sebagai penghuni baru di kelas tersebut, hanya laku 437 unit.

“Kalau bicara low pikap, dua merek ini (Gran Max dan Carry) bersaing. Tapi, penjualan Carry meningkat, dari 4.300 unit (model lama), ke 4.800 unit di Mei,” ujar Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales divisi roda empat, Donny Saputra di Yogyakarta, Rabu 19 Juni 2019.

Itu sebabnya, Suzuki tidak khawatir dengan semakin ketatnya persaingan, di kelas mobil yang umum dipakai untuk mengangkut sayur tersebut.

“Konsumen komersial lebih ke arah kepercayaan, mereka enggak berani coba-coba. Karena, mereka gunakan kendaraannya sebagai modal usaha, tidak mau gambling,” tuturnya.

Sebagai informasi, Carry menggunakan mesin yang sama dengan mobil keluarga Ertiga, yakni empat silinder berkapasitas 1.500cc.

 

Baca Juga:   Desain Motor Roda Tiga Honda 'Bocor' Lagi, Rilis Dalam Waktu Dekat