PMI evakuasi 21 jenazah di Palu Selatan dan Pantai Barat Donggala

Rekanbola – Sebanyak 21 jenazah dievakuasi petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dari daerah Palu Selatan dan Pantai Barat Donggala, Sulawesi Tengah.

14 Jenazah di antaranya dievakuasi dari Perumnas Petobo di Palu Selatan, yang sebagian tergenang lumpur. Di sana, tim sempat mengalami kesulitan mengevakuasi jenazah korban gempa dari area berlumpur dan mencari jalur aman mencapai lokasi jenazah yang agak berjauhan satu sama lain.

Menurut informasi dari warga setempat, kemungkinan masih banyak jenazah tertimbun longsor yang belum ditemukan. Tim evakuasi membutuhkan bantuan alat berat seperti ekskavator untuk menggali kubangan lumpur dan mengangkat jenazah korban dari sana.

PMI mengakui evakuasi begitu sulit lantaran luapan lumpur yang diakibatkan gempa telah menyeret rumah warga hingga beberapa ratus meter dari lokasi awal.

Tim menemukan jenazah korban rata-rata pada jarak lebih dari 100 meter dari tempat tinggalnya. Bahkan ada jenazah korban yang berada hampir satu kilometer dari tempat terakhir dinyatakan hilang.

Bersama Personel Basarnas dan masyarakat setempat, PMI berhasil menemukan dan mengevakuasi 14 jenazah dari Petobo. Kondisi jenazah yang ditemukan umumnya sudah membusuk karena diperkirakan sudah meninggal dunia empat hari sejak gempa bumi dengan magnitudo 7,4 melanda Palu dan Donggala serta Kabupaten Sigi.

Sementara itu, 7 jenazah dievakuasi di Pantai Barat Donggala. Evakuasi korban mengandalkan informasi dari warga serta menelusuri bau busuk di sekitar reruntuhan bangunan. Tim PMI menggunakan Hagglund untuk memasuki lokasi pencarian karena areanya sangat sulit dimasuki kendaraan.

Berdasarkan laporan warga ke posko PMI Provinsi Sulawesi Tengah, Tim PMI pada Rabu akan kembali menyisir lokasi tempat banyak warga diperkirakan tertimbun runtuhan bangunan dan longsoran tanah di Palu Selatan dan Kabupaten Sigi.

Baca Juga:   Ketum PP Muhammadiyah Berikan Khotbah di Pernikahan Putri Mensesneg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *