Polda NTT Tangkap Rekrut TKI Ilegal dengan Modus Dokumen Palsu

Rekanbola Perekrut tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal tujuan Dubai berinisial AK (44) ditangkap aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

Kasubdit IV bidang Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati mengatakan modusnya terungkap dari laporan salah seorang korban yang berhasil pulang dengan selamat bersama delapan rekannya ke Tanah Air pada 7 Maret 2018.

“Berangkat dari laporan korban, kami kemudian melakukan penyelidikan dan hasilnya pada Selasa (9/10) kemarin kami menangkap perekrutnya yang berasal dari Lombok Tengah,” kata Pujawati, Rabu (10/10).

Dari hasil pemeriksaan, AK mengaku memiliki agen yang berkantor di Jakarta. Dengan upah Rp2 juta sampai Rp4 juta perorang, pelaku telah merekrut sembilan korban yang berasal dari Lombok dan Sumbawa.

“Itu semua (sembilan korban) sudah diberangkatkan ke Timur Tengah, mereka berangkat awal Januari 2018. Tapi berangkatnya dengan dokumen dipalsukan, jadinya ilegal,” ujarnya.

Karena berangkat tidak sesuai dengan prosedur keimigrasian yang sah, jelas Pujawati, selama bekerja sebagai prmbantu rumah tangga, sembilan korban mengaku mendapatkan perlakuan kurang baik dari majikannya.

“Upah yang mereka dapatkan juga tidak sesuai yang dijanjikan,” ucap mantan Wakapolres Mataram ini.

Penyidik kepolisian masih terus melakukan pengembangan dari kasus yang terungkap melalui penangkapan perekrut asal Lombok Tengah itu.

Akibat perbuatannya, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 10 atau Pasal 11 juncto Pasal 4 Undang-Undang RI Nomor 21/2017 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Baca Juga:   Dua wanita loncat dari lantai 5 apartemen di Bandung tewas seketika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *