Polda Riau tetapkan 32 orang warga sebagai tersangka kebakaran lahan

Rekanbola – Kurun waktu Januari hingga September 2018, Polda Riau menetapkan 32 orang warga sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan. Meski demikian, belum ada perusahaan yang dinyatakan terlibat meski kebakaran terjadi di areal mereka.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, kasus kebakaran lahan tersebut ditangani masing-masing jajaran Polres seluruh Riau. Sunarto menyebutkan, jumlah luasan lahan yang terbakar mencapai 144,25 hektare.

“Kasus ini sudah ke tahap penyidikan dan ada juga telah tahap II atau pelimpahan berkas. Yang masih penyidikan, akan segera kita limpahkan berkas perkara ke Kejaksaan,” ujar Kombes Sunarto Rabu (26/9).

Sunarto menjabarkan, ada sekitar 17 kasus kebakaran hutan dan lahan yang saat ini dalam tahap penyidikan. Sementara untuk tahap II ada sekitar 10 kasus.

Rinciannya, di wilayah Polres Rokan Hilir terdapat 6 kasus kebakaran lahan, dengan menetapkan 10 orang tersangka. Para tersangka yaitu SN (52), SD (27), KS (35), masing-masing sudah proses tahap II. Kemudian IR, KL, SO (65), RH (25), AL, RD dan MU masih dalam tahap penyidikan.

Kemudian, Polres Pelalawan ada 3 kasus dengan 4 orang tersangka. Yaitu MS sudah tahap II, WI (57), PU (38) dan SU (38) masih tahap penyidikan. Sedangkan Polres Rokan Hulu dengan 3 kasus dengan 4 tersangka. Dimana satu sudah tahap II SU (49). Sementara AY (45), SL (46) dan JM (40) masing-masing masih penyidikan.

Sementara untuk Polres Bengkalis, Inhil, Kampar, menetapkan masing-masing tersangka yaitu SU (44) dan Y (28), AB, dan MT dan sudah proses tahap II.

Sedangkan Polres Dumai terdapat 6 kasus dengan menjerat 6 tersangka. Di antaranya, MT (37) dengan luas lahan yang terbakar 1,5 hektare, SH (22) dengan lahan 1 hektare, JS (48) dengan lahan 1,5 hektare, sudah tahap II. Lanjut SO (29), Al (50) dan SM (38), masih tahap penyidikan.

Baca Juga:   Tak Patut Dicontoh, Siswa SMA di Riau Cekik, Tendang & Tinju Bibir Kepala Sekolah

Untuk Polres Indragiri Hulu ada 3 kasus dan 3 tersangka. Yakni FM (26), MD (54), LS (36) dengan luas lahan yang terbakar 2 hektare juga masih dalam tahap penyidikan. Sementara itu Polres Siak ada 1 kasus dengan satu tersangka inisial JI (55) dengan luas lahan terbakar 2 hektare masih dalam penyidikan.

“Daerah yang paling luas terbakar di Indragiri Hilir dengan lahan seluas 70 hektare. Hingga saat ini masih belum ada koorporasi yang terlibat dalam kasus ini,” jelas Sunarto.