Polisi amankan sindikat pemalsu ijazah di Cilacap

Rekanbola.com –  Demi mengikuti pendaftaran seleksi calon perangkat desa, SKM (35) warga Desa Ayam Alas Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap nekat memalsukan ijazah. Dia rela membeli ijazah palsu kejar paket C senilai Rp 5 juta.

Awal terungkapnya pemalsuan ijazah palsu ini ketika panitia pendaftaran seleksi calon perangkat Desa Ayam Alas Kroya melakukan penelitian berkas pada Jumat (17/11) di Balai Desa. Panitia meragukan legalitas Ijazah Paket C milik SKM.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto dengan didampingi oleh Kapolsek Kroya, AKP AM Suryoprobo menjelaskan awal kecurigaan petugas melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan lantas diketahui bahwa pembuatan ijazah palsu SKM melibatkan 4 pelaku lain. SKM sendiri hanya mempunyai ijazah SMP lantas meminta jasa pembuatan ijazah palsu kejar paket C.

“Untuk membuat 1 ijazah palsu, pelaku mengeluarkan uang sejumlah Rp 5,5 juta rupiah,” kata Djoko di Mapolres Cilacap, Kamis (7/12).

Dari ungkap kasus tersebut petugas berhasil menangkap 5 orang pelaku yang masing-masing mempunyai peranan berbeda-beda dalam kasus pemalsuan dokumen. Rinciannya, 5 pelaku tersebut adalah SKM (35) warga Desa Ayam Alas Kroya cilacap selaku pemesan ijazah palsu.

Lantas ada ADN (47) warga Desa Ayam Alas Kroya Cilacap dan AM (46) warga Kesugihan Cilacap selaku perantara pembuat ijazah palsu. Juga dua pelaku lainnya, yakni AL bertugas membuat ijazah yang dibantu oleh TSM yang mencari logo hologram ijazah serta tanda tangan.

Petugas juga berhasil menyita seperangkat laptop dengan mesin scanner dan printer warna. Selain itu pula didapati ratusan stempel instansi dan beberapa lembar kertas bahan membuat ijazah serta uang sejumlah Rp 5,5 juta rupiah.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 263 kuhp tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara”, kata Djoko.

 

Berita Menarik Lainnya :

 

 

Facebook Comments