Polisi bekuk komplotan rampok bersenpi bidik minimarket di Jateng

Rekanbola – Polrestabes Semarang ringkus komplotan rampok bersenjata yang menyasar sejumlah minimarket di Jateng. Modus pelaku masih dalam penyelidikan.

“Ada 6 pelaku sudah kita tangkap. Mereka ditangkap petugas gabungan di Banyumas dan masih dalam pemeriksaan,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji saat dikonfirmasi rekanbola, Minggu (30/9).

Abioso mengatakan saat beraksi memanfaatkan sepinya waktu dini hari dan memakai penutup kepala untuk menghilangkan jejak. Mereka mengincar uang kasir dan brankas minimarket dengan mengancam menggunakan senjata api.

“Jadi untuk kejadian Semarang sendiri ada empat kejadian minimarket dirampok. Dua minimarket wilayah Ngesrep, Banyumanik, Minimarket Ngaliyan, dan Tugu,” ujarnya.

Terkait pelaku masih bagian dari aksi perampokan di Jateng, Abioso enggan menjelaskan secara detail. Sebab, sudah ketangkap petugas masih mengembangkan penyelidikan.

“Ya nanti, kita belum tahu apakah pelaku ada kaitannya aksi perampokan di Jateng? Kita periksa dulu, nanti bisa mengembang, modus lainnya,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, petugas gabungan Polrestbes Semarang, Polres Semarang, Polres Sleman meringkus enam pelaku perampokan di Banyumas, Jumat (28/9) malam. Enam pelaku yakni Ahmad Apriyansah (32), Kuat Budiono (36), Eri Rahman (36), Supriyadi (26), Suryadi (44), dan Bani Subani (38).

Peristiwa pertama terjadi 14 September 2018 di Indomaret di Ngesrep, Banyumanik, Semarang dengan kerugian Rp 23 juta. Kemudian hari Selasa (25/9) lalu ada 2 lokasi yaitu di Jalan Walisongo dengan kerugian Rp 25 juta dan di Mangkang Kulon dengan kerugian Rp 16 juta.

Baca Juga:   Perampok berkolor & bertopeng ngacir dikejar warga usai beraksi di rumah bos tempe