Polisi Minta Bantuan FBI Ungkap Kasus Penusukan Siswi SMK di Bogor

REKANBOLA   – Polisi akan meminta bantuan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap Andriana Yubilea Noven Cahya (18). Siswi SMK Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, itu sebelumnya mereganya nyawa usai ditusuk orang tak dikenal usai pulang sekolah.

Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, FBI memiliki alat digital yang bisa memperjelas hasil rekaman kamera pengawas CCTV. Agung menyebut, hal itu diperlukan untuk mempermudah polisi mengenali wajah pelaku penusukan tersebut.

“Iya, kita akan bekerjasama dengan FBI untuk minta bantuan dari digitalnya, dari teknologinya. Kita akan minta bantu,” kata Agung, usai bersilaturahmi bersama para ulama di Bogor, Rabu (20/2).

Polda Jawa Barat akan mengirim surat kepada Mabes Polri untuk meminta persetujuan bantuan FBI tersebut. Setelah disetujui Mabes Polri akan mengirimkan surat permohonan kepada badan investigasi negeri Paman Sam itu.

“Untuk bisa membuka yang ada di CCTV itu kan dimungkinkan di Amerika punya alat itu. Jadi kalau sekarang kita sulit karena memang kabur (gambar tidak jelas), jadi kita tidak bisa berandai-andai, kita harus utamakan digital forensik,” ujar dia.

Sebelumnya, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tewas ditusuk orang tidak dikenal di sebuah gang kecil di Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Bogor, Jawa Barat, pada 8 Januari 2019 lalu.

Aksi penusukan tersebut terekam oleh kamera pengawas CCTV yang berada sekitar lokasi kejadian. Hingga kini polisi masih kesulitan untuk dapat mengungkap kasus penusukan tersebut.

Baca Juga:   Prihatin Maraknya Hoax, Kota Bekasi Gelar Kegiatan Berbeda di Hari Jadinya