Polisi sebut pelaku corat-coret kereta MRT ‘bocah iseng’

Rekanbola – Pihak kepolisian menduga pelaku vandalisme terhadap Kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, dilakukan oleh bocah iseng. Aksi vandalisme itu ada pada salah satu badan kereta MRT, yang terjadi pada Jumat (21/9) dini hari.

“Itu (terduga pelaku) bocah iseng ya,” kata Kapolsek Cilandak, Kompol Prayitno saat dihubungi rekanbola, Sabtu (22/9).

Meskipun demikian, kata Prayitno, sejauh ini belum ada saksi-saksi yang mengaku tahu hal tersebut saat dimintai keterangan.

“Tentu kita akan segera tindak lanjuti laporan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Prayitno mengatakan, pihaknya masih mencari kamera Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi. “Masih kita cari ya, sampai sekarang belum dapat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kereta MRT dirusak oleh tangan-tangan jahil dengan coretan besar terdapat pada badan luar kereta nomor tiga di rangkaian kereta kedelapan (K1 1 18 45) MRT Jakarta.

Menurut Corporate Secretary PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah, tim keamanan dari kontraktor yang berada di Depo Lebak Bulus menemukan kondisi kereta dicoret ketika sedang melaksanakan patroli rutin pada Jumat pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.

“PT MRT Jakarta bersama dengan Kontraktor terkait telah melakukan investigasi mendalam atas kejadian ini yang telah dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Diduga pelaku aksi vandalisme tersebut masuk ke lokasi Depo Lebak Bulus dengan memanjat dan melompati dinding Depo,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima rekanbola, Jumat (21/9).

Baca Juga:   Tak dapat ambulans dari puskesmas, Solihin dibawa ke RS pakai pikap pengangkut pasir