Polisi tangkap spesialis pencuri minimarket di Bali

Rekanbola – Kepolisian Polsek Kuta Selatan membekuk pelaku spesialis Pencurian dan Pemberatan (Curat), Alexander Lourentino Ximenes (22) asal Desa Naibonat, Kecamatan Naibonat, Kupang Timur Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelaku yang berprofesi sebagai Satpam ini melakukan Curat sebanyak 12 kali di 9 TKP yang merupakan tokoh Indomart dan Alfamart yang menjadi target.

Terungkapnya aksi Curat yang dilakukan oleh pelaku tersebut berawal dari laporan korban bernama Febriana Leonard Tedju (20) yang merupakan karyawan Indomart di Jalan Darmawangsa, nomor 53, Desa Kampial, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa Curat tersebut terjadi pada Kamis (16/8) lalu, sekitar pukul 06.25 WITA.

Setelah menerima laporan, Polsek Kuta Selatan segera melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku. Langkah awal mereka melakukan pemeriksaan CCTV dan saksi-saksi di TKP.

Kemudian, polisi mendapatkan informasi bahwa saat pelaku beraksi menggunakan sepeda motor merek Scoppy warna merah dengan nomor polisi (Nopol) DK 3161 EX. Setelah ditelusuri bahwa nomor polisi tersebut palsu. Kemudian polisi melakukan pencarian dan pada Senin (27/8) sekitar pukul 20.30 WITA pelaku dapat dibekuk di pasar sentral Nusa Dua, Bali.

Setelah mengamankan pelaku, pihak kepolisian menggali keterangan. Selanjutnya Alexander digelandang untuk mencari barang bukti di indekosnya di Jalan Bulakan Sari, Gang Ratna nomor 7, dan mengamankannya ke Mapolsek Kuta Selatan.

“Hasil interogasi terhadap pelaku bahwa telah melakukan pencurian dengan pemberatan sebanyak 12 kali,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, IPTU Muh. Nurul Yaqin, Rabu (29/8).

Dia menjelaskan, untuk modus operandinya pelaku melakukan aksinya dengan cara masuk dan memanjat serta merusak atap atau plafon. Berdasarkan keterangan pelaku, setidaknya dia telah melakukan aksi sebanyak 12 kali dan ditaksir menyebabkan kerugian hingga Rp 100 juta.

Baca Juga:   Tol Penghubung Jateng-Jatim Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2018

“Dari semua toko baik Indomart maupun Alfamart sasaran pencurian adalah rokok, parfum, susu, pakaian dalam, dan uang hasil penjualan,” tutup Nurul.