Polisi, TNI dan Pegiat Anti Narkoba Sosialisasi ke Pemukiman Penduduk Sambil Gotong-royong

 

 

Rekanbola – Setidaknya 500-an orang, baik itu personel kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan dan pegiat anti narkoba, Ormas, TNI serta pihak kecamatan menyisir lingkungan padat penduduk di beberapa kawasan di Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (1/12/2018) pagi.

Kedatangan elemen masyarakat disertai polisi dan TNI guna menyisir kawasan kampung narkoba. Di samping itu, keterlibatan pihak kecamatan turut membantu penyisiran yang dibarengi aksi gotong royong serta bersih-bersih lingkungan di kawasan tempat tinggal masyarakat.

Apel sebelum sosialisasi. (Rekanbola.com)

Pasalnya, banyak lokasi di kawasan itu, seperti Jalan Ampera dan Jalan Mesjid Taufiq kerap dijadikan tempat ‘mojok’ pelaku narkoba.

Kedatangan petugas membuat masyarakat di sekitar lokasi Kelurahan Tegal Rejo sempat terkejut. Apalagi para penyalahguna narkoba di sana. Beberapa orang di antaranya lari tunggang-langgung. Petugas kemudian mengejar para pria yang lari ketakutan itu dan mengamankannya karena dianggap mencurigakan.

Setelah menyisir di perkampungan, polisi tak berhasil menemukan narkoba jenis apapun. Selanjutnya, petugas beramai-ramai melakukan bersih-bersih.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo didampingi Wakasat Kompol Pardamean Hutahaen menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya bersama para penggiat narkoba, pihak Kecamatan dan unsur Muspika lainnya merupakan upaya membersihkan lingkungan yang rawan narkoba sesuai Surat Telegram Kapolda Sumut.

“Peserta giat dilakukan lebih kurang 500 orang. Poin kegiatan yakni; gotong royong, sosialisasi penyalahgunaan narkoba dan progam makan nasi bungkus bersama masyarakat. Kegiatan berjalan aman dan lancar, serta masyarakat sangat mendukung giat tsb,” sebut AKBP Sandhy.

 

Baca Juga:   Jual PSK di Bawah Umur Via Bee Talk, 3 ABG Ditangkap Polisi