Polri Sebut 30 Terduga Teroris di Kalteng Ikut Program Deradikalisasi

REKANBOLA  —  Tim Densus 88 Anti Teror menangkap 34 terduga teroris di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebanyak 30 terduga teroris dibawa ke Jakarta untuk menjalani deradikalisasi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dari 34 orang terdapat dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara, dua lainnya masih berstatus saksi.

Dedi menjelaskan, dua orang tersangka diduga terlibat aktif di dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah. Mereka pun sudah memiliki niat mengembangkan ajaran radikal ISIS dan melakukan amaliyah yang di Pulau Jawa khususnya di Jakarta.

“Dari alat bukti yang dimiliki Densus 88 Antiteror diketahui dua orang terlibat langsung dalam jaringan ISIS,” kata Dedi di Mabes Polri, Selasa (25/6).

Akibatnya, sanak saudara dari empat terduga teroris tersebut telah terpapar paham radikalisme. Hal itulah membuat kepolisian memutuskan segera menangani agar tidak terpapar lebih jauh melalui program deradikalisasi.

“Karena Kalteng tidak ada space yang cukup untuk melakukan program deradikalisasi khusus. Makanya dipindah ke Jakarta. Ini khusus soalnya orang orangnya sudah tercuci otaknya,” ucap dia.

 

Baca Juga:   Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ribuan Pil Ekstasi di Cibinong