Prancis Butuh Sosok Giroud di Lini Depan

REKANBOLA – Performanya tidak spesial di Chelsea, namun penampilan Olivier Giroud kala membela Prancis menghadapi Peru mendapatkan pujian dari publik. Eks pemain Les Blues, Stephane Guivarc’h, menilai bahwa sosoknya sangat dibutuhkan oleh skuat asuhan Didier Deschamps itu.

Giroud gagal menemui sasaran dalam laga kontra Australia pekan lalu, di mana Prancis cukup beruntung bisa membekuk lawannya dengan skor 2-1. Pada laga melawan Peru, eks punggawa Arsenal itu bermain sejak menit awal.

Walaupun kembali gagal mencetak gol, namun penampilannya berhasil membuat publik terkesima. Bahkan salah satu media terkemuka, BBC, menyematkan penghargaan Man of the Match karena performanya.

Giroud adalah Titik Fokus

Guivarc’h, yang pernah bermain untuk Newcastle, beranggapan bahwa sosok pemain berumur 31 tahun tersebut sangat dibutuhkan untuk memecah kebuntuan Prancis. Menurutnya, Giroud bisa menjadi bantuan berharga untuk rekan setimnya.

“Dia adalah titik fokus. Dia tahu cara untuk membuat dirinya bebas. Dia bisa membuat rekan setimnya maju dengan cepat dan membantu gelandang mendapatkan waktu dan ruang,” ujar Guivarc’h kepada Goal.

“Ada dua pemain bertahan di belakangnya dan yang lainnya bisa mengambil keuntungan dari situasi itu,” lanjutnya.

Geser Griezmann dan Mbappe

Geser Griezmann dan Mbappe

Dua penyerang lainnya, Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe, menjadi penyelamat Prancis dengan gol-golnya di dua laga terakhir. Dan Guivarc’h pun meyakini bahwa kedua pemain tersebut sebaiknya bermain sebagai di posisi sayap.

“Meskipun mereka tahu cara penyelesaian akhir, saya pikir pemain lain seperti Griezmann ataupun Mbappe harus bermain sebagai sayap agar serangan lebih jelas,” pungkasnya.

Kemenangan atas Peru membuat Prancis kini menjadi salah satu tim yang dipastikan lolos ke babak 16 besar. Mereka bisa memastikan dirinya lolos sebagai juara grup C jika mampu mengalahkan Denmark pekan depan.

Baca Juga :
Baca Juga:   Liverpool Diklaim Tertarik Rebut Ramsey dari Pelukan Arsenal