Presiden Jokowi Beri Sambungan Listrik Gratis ke 100 ribu Warga Jawa Barat

REKANBOLA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan penyambungan listrik gratis ke sejumlah warga Jawa Barat, yakni di Kelurahan Bantarjati, Bogor, Jawa Barat. Hadir mendampingi Jokowi dalam acara pagi ini adalah Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir.

“Yang ingin saya sampaikan bahwa di Provinsi Jawa Barat ini ada kurang lebih 200-an ribu rumah yang belum ada listriknya. Target kita sampai akhir tahun ini 100.060 ini harus sudah sambung seperti sekarang yang kita lihat ini,” kata Jokowi di Bogor, Minggu (2/12).

Dia menjelaskan, masih ada lebih dari 1 juta rumah di Indonesia yang belum teraliri listrik. Di mana dari angka tersebut, sekitar 200 ribu rumah berada di Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, saat ini ada dua kasus mengenai listrik ini. Pertama, masih ada rumah yang benar-benar belum teraliri listrik. Kedua, sudah ada rumah yang teraliri listrik namun belum secara mandiri.

Dua hal ini yang menjadi fokus di sisa masa jabatan Presiden Jokowi. Tak mau mengandalkan APBN, Jokowi mempercepat elektrifikasi ini dengan menggandeng BUMN.

Di wilayah ini, terdapat beberapa masalah, mulai dari masih adanya warga yang belum tersambung listrik, hingga warga yang sudah tersambung listrik namun masih menumpang dari tetangga. Sehingga, program penyambungan listrik gratis ini bisa mengatasi kendala masyarakat mahalnya penyambungan listrik pertama ini.

“Karena memang biaya sambungan ini memang tidak murah. Dan itu memang sudah menjadi standarnya PLN kurang lebih Rp 900-an ribu,” tambahnya.

Tidak hanya itu, bagi warga yang selama ini listriknya numpang di tetangga, dengan memiliki sambungan listrik mandiri ini, maka pengeluaran yang dilakukan setiap bulannya lebih hemat.

Baca Juga:   Presiden Madrid: Harga Harry Kane 250 Juta Euro

“Itu lebih murah dari data yang kita terima. Biasanya per bulan bayar bisa Rp 50 ribu bisa Rp 60 ribu. Setelah sendiri seperti ini bayar kurang leih Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. Dan sambungannya lebih banyak, juga bisa TV, setrika, rice cooker,” pungkas Jokowi.