Prosesor AMD Ryzen PRO Dipakai di 3 Merek OEM Notebook dan Desktop

Rekanbola – AMD mengumumkan adopsi sejumlah seri prosesor Ryzen PRO di tiga merk notebook original equpipment manufacturer (OEM), masing-masing di notebook dan desk top baru di segmen premium buatan Dell, HP dan Lenovo.

Rangkaian notebook dan desk top dari tiga merk OEM ini mengunakan prosesor Ryzen PRO dengan grafis terintegrasi Radeon Vega dan menghadirkan portofolio PC enterprise berbasis prosesor AMD.

“Misi kami dengan prosesor AMD Ryzen adalah untuk memberikan performa yang lebih tinggi, lebih banyak fitur, dan lebih banyak pilihan bagi para pengguna. Kami telah memenuhi janji ini setahun yang lalu pada pasar desktop dan notebook kelas konsumer. Kali ini, kami membawa misi yang sama ke dalam rangkaian penuh dari notebook-notebook dan desktop-desktop kelas komersial,” kata Jim Anderson, Senior Vice President and General Manager, Computing and Graphics Business Group, AMD dalam keterangan pers tertulis kepada Rekanbola.com, Minggu (20/5/2018).

Dia menjelaskan, platform kelas enterprise yang baru dari Dell, HP, dan Lenovo menandai pencapaian penting bagi AMD, mendemonstrasikan bahwa kami memenuhi kebutuhan pasar komersial premium dari atas hingga bawah.

“Prosesor mobile Ryzen PRO dapat memberikan daya tahan baterai seharian hingga 16 jam penggunaan, performa produktivitas kelas dunia, dan grafis sensasional dari teknologi Radeon yang terintegrasi,” sebutnya.

Prosesor Ryzen PRO dirancang untuk memenuhi kebutuhan para pengguna PC bisnis masa kini yang dengan cepat berubah, baik pada beban kerja komersial maupun kemampuan multimedia.

Selain menawarkan performa kelas desktop pada sebuah notebook ultrathin, AMD Ryzen 7 PRO 2700U juga menawarkan lebih banyak performa sistem daripada kompetitornya dan ketahanan baterai hingga 16 jam untuk memampukan produktivitas sepanjang hari1.

Baca Juga:   Terjun ke Industri Gim, Google Bakal Garap Konsol?

Pada perangkat desktop, AMD Ryzen 5 PRO 2400G dan AMd Ryzen 3 PRO 2200G memberikan performa kelas dunia pada beban kerja komersial dengan grafis yang intensif dan berat, maupun beban kerja kelas workstation mulai dari desain grafis hingga 3D CAD hingga medical imaging, sambil juga menjalankan produktivitas kantor sehari-hari dengan sangat baik.

 

(Sumber: TribunNews.com)