Residivis begal motor beraksi lagi di Bekasi usai 11 hari hirup udara bebas

Rekanbola – Seorang pria berinisial DM (37) nampaknya tak kapok masuk penjara. Pasalnya, DM bersama rekan-rekannya berinial AA (32), FF (21), AI (35), R (41), dan AW (27) kembali melakukan aksi perampasan motor di kawasan MM 2100, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/7) lalu.

Panit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Mugia Yaary Junanda mengatakan, DM diketahui sudah 11 tahun mendekam di penjara. Ia beralasan lakukan kejahatan karena ekonomi hingga menjadikannya tukang todong.

“Setelah 11 hari keluar dari penjara dia langsung melakukan perampasan,” kata Mugia di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/9).

Bujang lapuk ini dibekuk saat berada dikontrakannya, Jalan Asem Jaya, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (29/7). Saat ingin diamankan, DM berusaha kabur dari petugas, hingga akhirnya timah panas kena di kaki kanannya.

“Kejadiannya Rabu, 18 Juli 2018 pukul 02.30 WIB di kawasan MM 2.100 Bekasi. Korban sedang mengendarai sepeda motor dipepet dan diacungkan celurit oleh pelaku. Korban menjadi takut dan sepeda motor korban dibawa kabur,” katanya.

“Kejadian pertama kita tidak dapatkan bukti, jadi baru kali ini kita dapatkan bukti dan tangkap pelaku,” sambungnya.

Akibat perbuatannya, keenam pelaku tukang todong dan meras ini diancam hukuman penjara di atas lima tahun lantaran dianggap melanggar pasal 365, 351, dan 368 KUHP.

“Ancamannya paling lama sembilan tahun penjara,” pungkasnya.

Baca Juga:   Demi kelabui korban, begal di Bandung bonceng anak saat beraksi