Resmi! Singapura Jadi Saksi Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

 

Rekanbola.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akhirnya umumkan jadwal pertemuan bersejarah dengan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un. Singapura menjadi negara tempat pertemuan mereka berdua dan rencananya mereka akan bertemu pada tanggal 12 Juni 2018.

Baca Juga :

5 Tips Seks Gunakan Film Porno Untuk Panaskan Ranjang Pasutri

Benarkah demikian?

1. Trump umumkan lokasi lewat akun Twitter miliknya

Resmi! Singapura Jadi Saksi Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong UnTwitter.com/realDonaldTrump

Dilansir dari CNN, Donald Trump umumkan lokasi tempat pertemuan antara dirinya dengan Kim Jong Un yang digelar di Singapura pada tanggal 12 Juni 2018 melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

“The highly anticipated meeting between Kim Jong Un and myself will take place in Singapore on June 12th. We will both try to make it a very special moment for World Peace!” – Twitter (@realDonaldTrump)

Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia kurang lebih isinya seperti ini

Pertemuan yang sangat diantisipasi antara Kim Jong Un dan saya sendiri akan berlangsung di Singapura pada 12 Juni. Kami berdua akan menjadikan momen ini sangat istimewa untuk perdamaian dunia!”.

Sebelumnya negara-negara seperti Mongolia dan perbatasan zona demiliterisasi Korea (DMZ) menjadi pertimbangan mereka. Namun pada akhirnya Trump lebih memilih Singapura sebagai tempat netral untuk pertemuan bersejarah mereka berdua.

2. Keputusan ini diambil setelah pembebasan 3 warga negara Amerika Serikat oleh Korea Utara

Resmi! Singapura Jadi Saksi Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

Pengumuman ini sendiri dilakukan setelah pembebasan terhadap 3 warga negara Amerika Serikat oleh pihak pemerintah Korea Utara setelah berbulan-bulan menjadi tahanan di sana. Trump sendiri tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa pihak pemerintah Korea Utara dengan cepat langsung melakukan pembebasan usai kunjungan Pompeo ke Korea Utara.

Baca Juga:   Satu Polisi Jadi Tersangka Tewasnya Dua Mahasiswa di Kendari

Trump juga memuji Korea Utara yang kini sedang berada dalam kemajuan sangat pesat, usai melakukan pertemuannya dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, beberapa minggu sebelumnya.

3. Sebelum bertemu, kedua pemimpin ini sempat berseteru satu sama lain

Resmi! Singapura Jadi Saksi Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

Pada tahun lalu, kedua pemimpin ini sempat saling melempar ejekan satu sama lain. Bahkan, keduanya juga saling sindir lewat dunia maya. Akan tetapi, Kim Jong Un perlahan-lahan semakin melunak dan kini sudah semakin dekat dengan negara-negara luar.

Hal inilah yang membuat Trump merasa salut dengan Kim Jong Un yang semakin ke sini semakin banyak perubahan pada dirinya. Namun, Trump sendiri sempat mengancam bahwa ia bisa keluar dari tengah-tengah pertemuannya jika Kim Jong Un tidak berubah.

Kini, pertemuan mereka berdua tinggal menunggu sebulan lagi dan Singapura menjadi saksi dibalik pertemuan bersejarah antara kedua negara yang berseteru ini.

(Sumber : news.idntimes.com)

Baca Juga :