Romelu Lukaku Tak Tertarik Kejar Rekor Individu di Piala Dunia

REKANBOLA – Pelatih Belgia, Roberto Martinez, mengatakan bahwa Romelu Lukaku tak tertarik mengejar rekor sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018. Ia mengatakan bahwa penyerang Manchester United tersebut hanya ingin membantu tim di pagelaran sepakbola empat tahunan di Rusia ini.

Di laga terakhir, Lukaku mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 atas Tunisia. Sebelum menjalani laga ini, Lukaku juga mencetak dua gol ketika lawan Panama. Dengan demikian, Lukaku telah mengumpulkan empat gol selama turnamen. Jumlah golnya menyamai Cristiano Ronaldo yang telah mengumpulkan empat gol.

Belgia hampir memastikan lolos ke babak 16 besar. Jika perjalanan Belgia mulus hingga partai puncak, Lukaku punya peluang untuk menggondol sepatu emas dari Rusia.

Namun demikian, Martinez mengatakan bahwa Lukaku tak tertarik dengan penghargaan individu tersebut. Lukaku dikatakan hanya tertarik membantu timnya memperoleh kemenangan dalam setiap laga.

Tak Kejar Top Skor

Tak Kejar Top Skor

“Ia akan mengatakan pada Anda, ia tidak di sini untuk menjadi top skorer di Piala Dunia,” ucap Martinez seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Ia di sini untuk membantu tim untuk menang dan melakukan perannya. Tugasnya adalah menjadi pemain yang bisa mencetak gol,” sambungnya.

Lawan Tunisia

Lawan Tunisia

Menghadapi Tunisia, Lukaku mencetak gol pertamanya pada menit ke-16. Dalam laga itu, Belgia sudah unggul ketika laga berjalan enam menit berkat gol penalti Eden Hazard.

Di menit 45, Lukaku mencetak gol lagi setelah Dylan Bronn mencetak gol balasan dari kubu Tunisia.

Lalu di babak kedua, Hazard membuat Belgia unggul 4-1. Michy Bathsuayi menyumbangkan satu gol untuk membawa Belgia menang 5-1. Di menit-menit akhir, Tunisa memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak oleh Wahbi Khazri.

Baca Juga:   Kans Madrid Dapatkan De Gea Tipis

Puncak Klasemen

Puncak Klasemen

Saat ini, Belgia berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan enam poin. Inggris berada di urutan kedua dengan koleksi tiga poin. Sementara Panama dan Tunisa belum mendapatkan poin satu pun.

Baca Juga :