Rumah reyot dibongkar, lansia ini ternyata punya berkarung-karung uang

Please enter banners and links.

Rekanbola – Mayoritas uang koin, butuh waktu seharian untuk menghitungnya rame-rame.

Bagi orang dewasa, menabung merupakan hal yang wajib dilakukan. Tabungan ini nantinya yang akan sangat berguna untuk hidup di masa depan.

Apalagi untuk orang yang telah berkeluarga. Pastinya bakal banyak pengeluaran tak terduga. Kalau tak ada tabungan, bakalan repot deh.

Menabung tak harus di bank dengan uang pecahan Rp 50.000 atau Rp 100.000. Menabung uang receh dan pecahan kecil lainnya juga kalau dikumpulkan bakalan jadi banyak jumlahnya.

Seperti kisah lansia bernama Mbah Legi ini. Semasa hidupnya, ia selalu mengumpulkan uang-uang receh. Uang kertas dengan nominal kecil pun ia kumpulkan.

Oleh karena jumlah uangnya yang sangat banyak, warga Desa Troketan, Klaten pun berkerumun untuk membantu menghitung uang tabungan Mbah Legi. Ternyata butuh waktu yang lama untuk menghitung semua tabungan yang kebanyakan uang logam ini.

Dilansir brilio.net dari akun Facebook Andi Setyawan Joddy, warga menghitung dari pagi sampai malam dan mendapatkan total hasil hitungan sebanyak Rp 14,5 juta.

Tak hanya uang belasan juta, kabarnya Mbah Legi yang tinggal di rumah sederhana ini juga menyimpan emas. Namun belum diketahui berapa jumlah emas tersebut.

Kisah Mbah Legi ini viral di Facebook setelah akun Andi Setyawan Joddy yang merupakan tetangga lansia ini memosting aktivitas warga.

Tadinya, warga akan membongkar rumah Mbah Legi yang menempati tanah kas desa untuk dijadikan tempat perkakas kampung. Sementara Mbah Legi nantinya akan dibuatkan kamar sendiri.

Namun, warga dikagetkan dengan temuan uang tabungan yang jumlahnya berkarung-karung. Oleh karena jumlahnya sangat banyak, maka warga berbondong-bondong untuk menghitung. Meski sudah dibantu banyak orang, proses penghitungannya juga masih butuh waktu seharian lho.

Benar-benar sebuah kisah yang inspiratif dari Mbah Legi.

 

( Sumber : Brilio.net )